Medan, asatupro.com - Dengan dipandu dan dibimbing oleh
Badan Pusat Statistik (BPS), lebih dari 500 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) menjalani praktek kerja lapangan (PKL).
PKL tersebut dilakukan untuk pendataan di berbagai wilayah, termasuk di wilayah terdampak bencana alam berupa banjir bandang di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Hal itu sendiri, seperti keterangan resmi yang diterima media, Kamis (15/1/2026), merupakan bagian dari penunjukan BPS sebagai Ketua Bidang Pengelola Data Bencana dalam penanganan bencana Sumatera berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 1 Tahun 2026.
Dalam menjalankan peran aktif pada Satuan Tugas Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas R3P), instansi ini mengerahkan mahasiswa STIS untuk melakukan pendataan langsung.
Fokus utama kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi ini mencakup wilayah terdampak seperti disebutkan sebelumnya, dan bersinergi dengan
Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang memfasilitasi mobilisasi para mahasiswa STIS tersebut.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>