Tapanuli Selatan, asatupro.com — Keberadaan dan manfaat perkebunan kelapa sawit Unit Kebun Batang Toru milik
PTPN IV PalmCo diakui oleh
Gus Irawan Pasaribu sebagai
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) sangat dirasakan oleh masyarakat sekitarnya selama lintas generasi.
Kata mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Sumut ini, keberadaan Kebun Batangtoru memiliki peran strategis dan historis dalam menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Tapsel selama lebih dari satu abad.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Gus Irawan saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung progres pemulihan pascabencana di wilayah Batang Toru, Selasa (27/1/2026) lalu.
Kunjungan ini, seperti keterangan resmi yang diterima sejumlah media, Jumat (30/1/2026), menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel dalam rangka memastikan percepatan rehabilitasi dan relokasi warga terdampak bencana.
Menurut Bupati, Kebun Batang Toru yang sudah berdiri sejak zaman belanda hingga saat ini dikelola PTPN IV, bukanlah sekadar kawasan produksi, melainkan ruang hidup yang membentuk struktur sosial masyarakat sekitar secara turun-temurun.
"Sebagian besar warga di wilayah lingkar kebun merupakan pensiunan pekerja perkebunan maupun keturunan mereka," kata mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.
"Sejarah mencatat bahwa kebun ini telah hadir lebih dari 100 tahun dan menjadi sumber penghidupan masyarakat lintas generasi. Fakta ini tidak bisa dilepaskan dari perjalanan pembangunan ekonomi Tapanuli Selatan," ucap Gus Irawan.
Dalam situasi darurat pascabencana, peran kawasan perkebunan dinilai semakin nyata.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>