Potret Buram Pujasera Pasiran Sabang Terkesan Kumuh Dan Berantakan

Soeharto - Jumat, 26 September 2025 15:27 WIB
Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) Terabaikan Yang Berlokasi Disimpang Tiga Pasiran, Kelurahan Kuta Bawah Timur, Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang, Provinsi Aceh

Sabang,asatupro.com-Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) yang berlokasi tepatnya di Simpang Tiga Pasiran, Kelurahan Kuta Bawah Timur, Kecamatan Suka Karya, Kota Sabang.

Pujasera dibangun beberapa tahun yang lalu dengan menggunakan Dana Otonomi Khusus dengan Nilai Miliaran Rupiah, Yang merupakan Program Kerja dari Dinas Perindagkop & UKM Kota Sabang, Tujuan dari pembangunan Pujasera tersebut untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sabang, serta dijadikan salah satu Destinasi Pariwisata untuk Kota Sabang, agar nantinya dapat dikunjungi oleh wisatawan mancanegara, wisatawan lokal maupun masyarakat yang ingin berkunjung.

Bila melihat tempat lokasi Pujasera Simpang Tiga Pasiran adalah tempat yang sangat strategis untuk pemasukan Pendapatan Asli Daerah Kota Sabang, namun ini bisa terlaksana jika ditata dan dikelolah dengan baik.

Pujasera harus dikelolah pemimpin yang berpengalaman, Harus memahami bagaimana menghidupkan kembali lokasi lokasi yang selama ini sudah mangkrak, sehingga menjadi lebih maju dan dapat menghasilkan dan menjadi Pendapatan Daerah Kota Sabang.

Sayangnya sampai saat ini Pujasera tersebut terkesan "Kumuh dan Berantakan" bagaikan potret Buram Pujasera.

Kalau bercerita mengenai anggaran untuk kembali merehalibitasi Pujasera Simpang Tiga Pasiran, Pasti alasan Dinas terkait akan menyampaikan tidak punya anggaran, APBK Devisit ini yang sudah terhembus kepada masyarakat.

Saya tersenyum dengan hal ini, yang perlu adalah "Kebijakan dari Pimpinannya" dalam hal untuk mengambil sebuah keputusan, Bagaimana Pujasera dapat menguntungkan dan bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah Kota Sabang, walaupun itu kecil tapi pasti untuk selamanya, hasil pantauan Awak Media Online Asatupro.com, Asli Putra Daerah Kelahiran Kota Sabang saat melaksanakan kunjungan kerja kelokasi Pujasera, Kamis Siang (25/9/2025).

Menurut sumber, yang namanya tidak mau ditayangkan pada media ini, "Sependapat dengan hal diatas, untuk membenahi dan membangun demi untuk keindahan Kota Sabang, apalagi yang bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah, Harus diambil dengan kebijakan dan keputusan dari pimpinannya, harus matang dan jelas, apalagi yang dilakukan itu, untuk menata keindahan Kota Sabang, sebenarnya harus dilakukan dengan kebijakan-kebijakan brilian", Ungkapnya.

"Tapi semua ini tergantung pada pemimpinnya yang mau atau tidak membenahinya, Kebijakan itu diambil sesuai dengan kebutuhan yang sangat mendesak, Apalagi menyangkut dengan anggaran, Itu pasti bisa dialihkan jika memang sangat penting dan sangat dibutuhkan, ini pasti bisa diambil dengan kebijakan yang terbaik", Ungkapnya.

Kadisperindagkop & UKM langsung dikonfirmasi Asatupro.com lewat telpon selulernya menyangkut mengenai hal berita diatas pada hari Jum'at (26/9/2025) Pukul 11.37 WIB.

Disperindagkop & UKM menyampaikan "Bahwa Anggaran Tahun 2025, Tidak ada mengusulkan Anggaran untuk Rehalibitasi Pujasera Pasiran yang berlaamat di Kelurahan Kuta Bawah Timur, Namun Kami Disperindagkop & UKM Kota Sabang, akan kembali mengusulkan untuk Anggaran Rehalibitasi Pujasera Pasiran ditahun Anggaran 2026, Melalui Anggaran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2026. Muda mudahan dapat disetujui dan dikabulkan agar dapat diproriataskan, sama seperti ucapan yang disampaikan oleh yang membidangi untuk program", Pungkasnya.


Tag:

Berita Terkait

Daerah

Izin PBG Sky Cros Milik Rumah Sakit Ibu dan Anak Rosiva Dipersoalkan

Daerah

Temuan Ganja 6,8 Kilogram, Cermin Buruk Pengelolaan Laspas Kelas IIB Padangsidimpuan

Daerah

Kapolsek Batunadua Polres Padangsidimpuan Tangkap PL als Uli bersama barang bukti 2 Plastik Berisi Sabu

Daerah

Satres Narkoba Polres Padang Lawas Tangkap Dua Terduga Pengedar Ganja, Ratusan Gram Barang Bukti Disita

Daerah

Orang Tua Trauma, Polres Padangsidimpuan Digugat Praperadilan Berharap Hakim Putuskan Perkara dengan Adil

Daerah

Rupiah Sawit di Lahan Transmigrasi Menggiurkan, Konflik Horizontal Diduga Sengaja Diciptakan