Lima Mobil Dinas Ditarik Ke Sekretariat Pemko Padangsidimpuan, Dua Innova Reborn dari Perkim dan PU serta Tiga Rush GR Sport dari Bappelitbangda

Mahmud Nasution - Selasa, 23 Desember 2025 14:40 WIB
Ist
Ilustrasi Kendaraan Mobil Dinas Berplat Ganda

Padangsidimpuan, Asatupro.com – Pemerintah Kota Padangsidimpuan menarik sejumlah kendaraan dinas dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD). Dua unit mobil dinas Toyota Innova Reborn masing-masing ditarik dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU). Selain itu, tiga unit mobil dinas merek Toyota Rush tipe GR Sport juga ditarik dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).

Kepala Bagian Umum Setdako Padangsidimpuan, Tobonsyah, menjelaskan hal tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (22/12/2025).

Menurut Tobonsyah, dari dua unit Toyota Innova Reborn yang ditarik, satu unit yang sebelumnya berada di Dinas PU digunakan untuk menunjang operasional Ketua PKK Kota Padangsidimpuan. Sementara itu, satu unit Toyota Innova Reborn yang berasal dari Dinas Perkim dalam kondisi rusak dan akan segera dilakukan perbaikan melalui anggaran Bagian Umum Setdako.

"Untuk Innova Reborn dari PU dipakai untuk operasional Ketua PKK. Sedangkan Innova Reborn dari Perkim memang dalam kondisi rusak dan akan segera kita perbaiki melalui anggaran Bagian Umum," jelas Tobonsyah.

Lebih lanjut, Tobonsyah juga menguraikan peruntukan tiga unit Toyota Rush tipe GR Sport yang ditarik dari Bappelitbangda.

"Dari tiga unit Toyota Rush GR Sport tersebut, dua unit digunakan untuk operasional kebutuhan rumah tangga Kepala Daerah, sementara satu unit lainnya dipinjam-pakaikan kepada persatuan keagamaan," ujarnya.

Tidak hanya itu, Tobonsyah turut mengungkapkan kondisi kendaraan dinas di OPD lainnya. Ia menyebutkan bahwa Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Padangsidimpuan saat ini belum memiliki kendaraan dinas operasional.

"Untuk Kadis Kominfo saat ini memang belum ada mobil dinasnya," kata Tobonsyah.

Sementara terkait informasi yang beredar mengenai dugaan penggunaan mobil dinas Toyota Rush GR Sport oleh seseorang yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Tobonsyah mengaku tidak mengetahui secara pasti.

"Kalau soal siapa yang pakai, kalau si Paskal lah yang pakai itu, enggak tahu lah kita. Mungkin saja disuruh mereka (Wakil)," ucapnya.

Di tempat terpisah, awak media Asatupro.com telah mengonfirmasi Kahirul Ikhfan yang akrab disapa Paskal terkait dugaan penggunaan mobil dinas Toyota Rush GR Sport dengan TNKB 1681 ADC. Dalam keterangannya, Paskal membantah informasi tersebut dan menegaskan bahwa kendaraan yang digunakannya merupakan mobil pribadi.

"Mobil saya Avanza dengan nomor polisi BB 1742 FB," tulisnya singkat melalui aplikasi perpesanan.

Namun, ketika kembali dimintai penjelasan terkait informasi yang dihimpun di lapangan bahwa Paskal terlihat turun dari sebuah mobil Toyota Rush GR Sport dengan TNKB 1681 ADC pada Kamis (18/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Mangga, Kota Padangsidimpuan, yang bersangkutan tidak memberikan keterangan lebih lanjut.

Pengelolaan dan penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, mulai dari peruntukan bagi Ketua PKK, kebutuhan rumah tangga Kepala Daerah, kondisi kendaraan di sejumlah OPD, hingga dugaan penggunaan TNKB tidak resmi, kini menjadi sorotan publik.

Pemko Padangsidimpuan diharapkan dapat memastikan seluruh aset daerah dikelola secara transparan, tertib administrasi, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (MN)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Daerah

“Melanggar Aturan Lahan Sawah Dilindungi? Kadis Pertanian Ungkap Sanksinya”

Daerah

Ketua WIB Desak Oknum DPRD Segera Perbaiki Mobil Dinas Jabatan yang Rusak Akibat Kecelakaan

Daerah

“4 Aktivis Ditangkap, Pejabat Diduga di Tempat Hiburan: Koalisi Sipil Gelar Rembuk Rakyat”

Daerah

Babak Baru Mobil Dinas Jabatan Rusydi Nasution, BK DPRD Padangsidimpuan Beri Rekomendasi

Daerah

OTT 4 Aktivis, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan dan Ajudannya Justru Berangkat ke Jakarta, Tujuan Tak Jelas

Daerah

Sorotan Dugaan Korupsi Rp 2 Miliar di Diskominfo Padangsidimpuan: DGS Net Jadi Penyedia, Kapasitas Mbps Belum Terungkap