Deliserdang, asatupro.com-Kepedulian terhadap
warga terdampak banjir ditunjukkan seorang
jurnalis di Kabupaten Deli Serdang. Tak hanya menjalankan tugas
jurnalistik, Junaedi, turun langsung ke lapangan mem
bantu warga terdampak banjir secara door to door dari rumah kerumah di Kecamatan Percut Sei Tuan kemarin.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan dengan menyambangi rumah-rumah warga yang terendam banjir, menyalurkan bantuan kebutuhan dasar agar bantuan menjadi tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
"Alhamdulillah saya bersyukur bisa langsung door to door membantu warga terdampak banjir yang sempat melanda Kecamatan Percut Sei Tuan ini. Walaupun hanya sekadar, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi warga," ujar Junaedi, Selasa 27 Januari 2026.
Kegiatan tersebut, membagikan paket sembako, makanan ringan, serta pakaian bekas layak pakai kepada warga. Bantuan disalurkan kepada hampir ratusan warga yang dinilai paling membutuhkan.
"Jadi kita bagikan paket sembako, snack, dan baju-baju bekas kepada hampir ratusan warga secara acak, yang menurut kami memang harus dibagikan," jelasnya.
Ia menambahkan, pengumpulan bantuan tersebut tidak dilakukan dalam waktu singkat. Prosesnya memakan waktu hingga hampir dua minggu, dengan melibatkan dukungan dari berbagai pihak.
"Hampir dua minggu kita berusaha mengumpulkan bantuan dari teman-teman. Alhamdulillah akhirnya bisa kita bagikan dalam dua hari ini, siang dan malam," cetusnya.
Di tengah aksi tersebut, Junaedi mengaku merasakan perasaan campur aduk. Di satu sisi bangga bisa membantu langsung warga, namun di sisi lain juga merasa prihatin melihat kondisi masyarakat yang terdampak, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
"Kami berbangga dan sekaligus sedih bisa langsung berbagi. Rasanya tidak pantas jika dibagikan, namun kami berharap bisa membantu mengurangi beban warga, apalagi menjelang puasa," tuturnya.
"Terima kasih banyak atas support dan dukungan dari semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu," imbuhnya.
Salah satu warga Mira (63) mengungkapkan rasa terimakasih atas pengertian dan perhatiannya sebagai jurnalis yang membantu warga terdampak banjir.
"Kok bisa ngerti gitu ya, Terimakasih banyak udah ada dibantu, kemaren dari dari satu aja gak sampe kesini malah dapat telor satu itupun kami harus ngambil sendiri itupun enggak semua dapat,"keluhnya.
Aksi ini menjadi bukti bahwa jurnalis tidak hanya hadir sebagai penyampai informasi, tetapi juga mampu mengambil peran langsung dalam membantu masyarakat di saat bencana dan kesulitan melanda.**