Medan,asatupro.com-Akibat curah hujan tinggi,
Jembatan Gantung Perintis Garuda mengalami kerusakan sedang namun tidak sampai terputus di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (12/2/2026).
Curah hujan terjadi, Kamis ( 12/2)pukul 17.00 WIB menyebabkan meningkatnya debit air di hulu sungai hingga terjadi luapan air mengakibatkan banjir. Kondisi tersebut disertai banyaknya kiriman material sampah kayu dari hulu menghantam badan jembatan. Hujan berhenti pukul 20.00 WIB. Monitoring dilakukan sekitar pukul 07.25 WIB untuk mengecek kondisi jembatan, dan hasil pengecekan menunjukkan jembatan masih dapat digunakan sebagai akses masyarakat.
Kerusakan ditemukan antara lain satu sisi kabel seling bagian bawah lepas dari pembautan rel serta besi selendang pagar sebagian patah dan bengkok. Sementara itu, papan lantai jembatan, bronjong, dan angkur masih dalam kondisi utuh.
Kegiatan monitoring dilaksanakan Babinsa Koramil 04/Pinang Sori dan Babinsa Koramil 03/Pandan guna memastikan kondisi jembatan dan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali. Pada pukul 08.00 WIB kegiatan monitoring selesai dilaksanakan dan debit air sungai terpantau telah surut.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han). menyampaikan pihaknya terus berkoordinasi dengan satuan di lapangan untuk memantau kondisi jembatan dan menyiapkan langkah penanganan.
"Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas dan selalu mengutamakan faktor keselamatan," ujarnya.**