Dairi,asatupro.com—Langkah besar menuju kebangkitan Kopi Sidikalangdimulai. NT Corps resmi memulai investasi di Kabupaten Dairi dengan melakukan tanam perdana bibit kopi arabika di lahan seluas 118 hektar di Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan, Rabu (19/8/2026).
Aksi ini menjadi penanda dimulainya era baru pertanian kopi Dairi yang tidak hanya untuk pasar lokal, tapi juga menatap pasar ekspor dunia.
Kehadiran NT Corps merupakan buah dari pertemuan intens Bupati Dairi Vickner Sinaga dengan Presiden Komisaris NT Corp Nurdin Tampubolon. Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Dairi memilih strategi menghadirkan investor untuk menggerakkan roda pembangunan.
Tanam perdana ini dihadiri langsung Bupati Dairi Vickner Sinaga, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani, Direktur NT Corps Grace Tampubolon, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga, Sekda Surung Charles Bantjin, dan Anggota DPRD Dairi Batara Sinaga.
Dalam sambutannya, Bupati Vickner menegaskan investasi ini harus berdampak langsung ke masyarakat.
"Tanaman kopi ini sempat ditinggalkan petani. Kini kita tanam kembali untuk membangkitkan kejayaan Kopi Sidikalang," ujar Vickner.
Ia meminta NT Corps memaksimalkan SDM lokal dengan target serapan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat hingga 10 persen. Lebih dari itu, Bupati juga mendorong NT Corps mendirikan "Akademi Kopi" sebagai pusat pelatihan untuk menghasilkan biji kopi dengan kualitas terbaik secara berkelanjutan.
"Kopi Dairi nantinya tidak hanya untuk konsumsi lokal, tapi juga untuk ekspor. Dengan hadirnya investor, ekonomi Dairi harus naik kelas dan angkatan kerja terserap. Saya jamin investor aman, masyarakat dilibatkan penuh," tegasnya.
Direktur NT Corps Grace Tampubolon menyebut tanam perdana ini sebagai komitmen serius perusahaan untuk bertumbuh bersama Dairi.
"Kami sangat bangga bisa berinvestasi di Dairi. Daerah ini diberkati Tuhan dengan SDA dan SDM luar biasa. Tugas kami memaksimalkan potensi itu, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan," kata Grace.
Target NT Corps jelas, membawa kopi Dairi ke skala internasional.
"Investasi bukan hanya soal modal. Ini tentang menjadikan potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi nyata. Kita jaga, kita kembangkan, kita bawa ke tempat yang lebih tinggi. Kualitas produk harus ditingkatkan dan nilai tambah harus terus diciptakan," tambahnya.
Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani mengapresiasi langkah Pemkab menggandeng investor. Ia menyebut ini sebagai angin segar bagi masyarakat Parbuluan dan Dairi secara umum.
"Daerah tidak akan maju tanpa investasi. Kepada para Kepala Desa, mari dukung. Kami di DPRD mendukung penuh NT Corporation untuk berinvestasi di Kabupaten Dairi," ujarnya.
Turut hadir Kadis Pertanian Kesti Angkat, Kadis Kominfo Desi Sianturi, Camat Parbuluan Landong Napitu, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Parbuluan.
Dengan iklim sejuk dan tanah vulkanik khas dataran tinggi, 118 hektare di Parbuluan IV ini diharapkan menjadi embrio kebangkitan kopi arabika Dairi. Dari sini, "Kopi Sidikalang" diharapkan kembali harum hingga ke pasar dunia.