Dairi,asatupro.com—Mahasiswa dan mahasiswi asal Dairi yang menempuh pendidikan di perantauan kini memiliki wadah komunikasi baru. Persatuan Mahasiswa/i Rantau Sidikalang dan Sekitarnya (Parsidikalang) resmi beraudiensi dengan Bupati Dairi Vickner Sinaga di Pendopo Bupati Dairi, Jumat (4/9/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah awal komunitas yang anggotanya tersebar di 8 perguruan tinggi di Medan untuk memperkuat peran mahasiswa Dairi di rantau. Kampus-kampus tersebut meliputi USU, UNPRI, UNIMED, Unika Santo Thomas, UMI, UHN, UMA, dan POLMED.
Hadir dalam pertemuan Ketua Parsidikalang Berhands Bancin bersama Pembina Kidung Agung Ujung dan sejumlah pengurus. Mereka menyampaikan tiga poin penting kepada Bupati.
Pertama, terkait legalitas organisasi. Parsidikalang memohon arahan dan fasilitasi Pemkab Dairi dalam proses administrasi dan legal standing komunitas.
Kedua, harapan adanya dukungan beasiswa atau bantuan pendidikan bagi mahasiswa Dairi di perantauan.
Ketiga, permohonan agar Mess Pemkab Dairi di Medan dapat dimanfaatkan sementara sebagai sekretariat dan ruang kegiatan mahasiswa Dairi.
Bupati Dairi Vickner Sinaga menyambut baik kehadiran Parsidikalang. Ia mengapresiasi gagasan membangun kebersamaan mahasiswa Dairi di Medan.
"Gagasan-gagasan yang baik saya ikut mendukung," ujar Vickner.
Ia juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar berani bermimpi besar dan terus berjuang.
"Apa yang saya capai tidak sulit untuk kalian mencapainya. Saya senang saya tidak kehilangan generasi penerus dengan kehadiran kalian hari ini," kata Vickner.
Untuk menindaklanjuti hasil pertemuan, Bupati meminta Parsidikalang segera berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Dairi.
Lebih lanjut, Vickner mengajak mahasiswa tidak hanya berkumpul, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan Dairi.
"Mari berkontribusi bagi kemajuan Dairi. Ingat, orang pintar akan kalah dengan orang yang gigih," pesannya.
Bagi Parsidikalang, audiensi ini menjadi pintu masuk untuk membangun wadah komunikasi yang solid dan memperkuat sinergi generasi muda dengan pemerintah daerah.