Dairi,
asatupro.com—Pemerintah
Kabupaten Dairi melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Komitmen itu ditandai dengan digelarnya Sosialisasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 secara daring, Kamis (8/10/2026).
Sosialisasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan APBD 2027 disusun tepat sasaran, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan rakyat.
Bupati Dairi dalam sambutan yang dibacakan Sekda Dairi Charles Bantjin menegaskan, Permendagri 17/2026 merupakan pedoman utama dalam penyusunan APBD. APBD bukan sekadar dokumen angka pendapatan dan belanja, melainkan instrumen kunci untuk menjalankan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan.
"Setiap rupiah dalam APBD harus dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tegas Bupati.
Bupati juga mengingatkan keterbatasan fiskal daerah harus membuat seluruh perangkat daerah semakin cermat. Prinsip money follows program wajib diterapkan: anggaran diarahkan pada program prioritas yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar rutinitas.
Selain itu, setiap program harus memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur, serta menghindari pemborosan. Keselarasan dokumen perencanaan juga menjadi penekanan, mulai dari RPJMD, RKPD, KUA-PPAS hingga APBD harus sinkron.
"Program yang dituangkan dalam APBD harus benar-benar hasil dari proses perencanaan yang matang dan sejalan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah," ujarnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Dairi berharap terbangun persepsi yang sama, koordinasi yang kuat, dan peningkatan kapasitas aparatur dalam menyusun APBD yang tidak hanya tertib regulasi, tetapi juga efektif menjawab kebutuhan masyarakat.
Untuk memperkuat pemahaman, hadir sebagai narasumber Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Rikie, S.STP, M.Si., serta Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah I, Fernando H. Siagian, S.STP, M.Si.
Kegiatan daring tersebut diikuti 69 peserta dari seluruh OPD, kecamatan, BKAD, Bappeda, Kominfo, hingga UKPBJ, yang menunjukkan keseriusan Pemkab Dairi mematangkan APBD 2027 yang berkualitas.