Dairi,asatupro.com—Survei Akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang oleh Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) menjadi momentum penting untuk evaluasi dan pembenahan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Dairi.
Survei visitasi akreditasi tahun 2026 ini berlangsung selama dua hari, Jumat hingga Sabtu, 23-24 Oktober 2026, dengan metode telusur dokumen secara daring yang telah dimulai sejak 20 Oktober 2026 dan visitasi langsung ke lapangan.
Tim surveior LAFKI yang bertugas yakni drg. Arwita Mulyawati, MH.Kes., FIHFAA dan Ukurmin Br. Perangin-angin, S.Kep., Ners., MM. Kegiatan tersebut turut dihadiri Dewan Pengawas (Dewas) RSUDSidikalang Rahmat Syah Munthe, dr. Nitawaty Sitohang, serta mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, Imelda Purba.
Direktur Utama UPT RSUDSidikalang, dr. Benny Purba, mengatakan selama proses survei, pihaknya menerima banyak masukan, catatan, dan pembelajaran berharga dari tim surveior sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu layanan rumah sakit.
Menurutnya, akreditasi bukan sekadar formalitas untuk mendapatkan sertifikat, melainkan cermin untuk melihat berbagai aspek yang masih membutuhkan pembenahan.
"Selama dua hari survei, banyak masukan yang kami terima. Dari kunjungan ini, kami belajar bahwa masih banyak hal yang harus diperbaiki, baik dari sisi pelayanan kepada pasien, fasilitas, kondisi bangunan rumah sakit, SDM maupun aspek pendukung lainnya," ujar dr. Benny Purba , Sabtu (24/10/2026).
Ia menegaskan seluruh masukan tersebut akan menjadi perhatian serius bagi manajemen. Bersama seluruh jajaran, pihaknya berkomitmen memperjuangkan dan menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan sesuai kemampuan dan prioritas kebutuhan rumah sakit.
"Survei akreditasi ini tidak semata-mata proses penilaian untuk memenuhi standar, tetapi juga kesempatan untuk mengidentifikasi kekurangan, memperkuat tata kelola, dan mendorong perbaikan secara berkelanjutan," tegasnya.
dr. Benny menambahkan, hasil evaluasi akreditasi diperkirakan akan keluar dalam waktu kurang lebih dua minggu ke depan. Ia berharap hasil tersebut dapat menjadi landasan kuat bagi RSUDSidikalang untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan, serta memperbaiki sarana dan prasarana.
"Kita berharap, melalui evaluasi dan tindak lanjut yang konsisten, RSUDSidikalang diharapkan terus berkembang menjadi rumah sakit yang lebih berkualitas, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Dairi," tutup dr. Benny.
Pantauan di lapangan, seluruh civitas RSUDSidikalang tampak antusias dan kompak mengikuti rangkaian survei, mulai dari presentasi, telusur lapangan, hingga sesi foto bersama dengan semangat optimisme meraih akreditasi paripurna.