Sabang,asatupro.com-Di lapangan, pantauan Tim Khusus (Timsus)
L.KPK Nusantara Prov. Aceh, juga sebagai Kabiro Sabang media Surat Kabar Suara Media Mabes dan Media Tipikor, mengakui pekerjaan
PT. Trikarya Utama Cendana, terlihat seperti pembangunan sarana pasar ikan, pasar kuliner, pembuatan breakwater (pemecah ombak), pekerjaan jalan beton bertulang, pembuatan pagar pengaman
proyek, dan item-item pekerjaan lainnya yang terlihat sangat bagus dan rapi. Begitu juga tenaga kerja yang ada di lapangan, baik pengawas, tenaga skil, dan pembantu skil, sangat profesional dalam menjalankan tugas-tugas kerjanya dengan penuh tanggung jawab, Senin, 10 Februari 2025 kata Timsus
L.KPK Nusantara Prov Aceh kepada Asatupro.com.Hamdani, pelaksana/pengawas dari
PT. Trikarya Utama Cendana, menyambut baik kunjungan kerja Timsus
L.KPK Nusantara Prov. Aceh di ruang kerjanya pada hari yang sama. Bincangbincang membahas pelaksanaan pekerjaan
proyek.
Hamdani mengatakan, PT. Trikarya Utama Cendana dalam melaksanakan pekerjaan ini penuh dengan rasa tanggung jawab, tidak main-main, memiliki tenaga skil yang cukup, bekerja sesuai RAB, dan diawasi oleh konsultan pengawas yang cukup.
Ia menjelaskan, hanya ada sedikit kendala waktu dalam bekerja akibat adanya bencana yang tidak diinginkan (perubahan cuaca). "Apalagi kami bekerja tepatnya di pinggir pantai seperti ombak besar, angin kencang, dan hujan lebat. Ini bencana yang kami hadapi, maka kendala waktu dalam pelaksanaan pekerjaan terjadi. Jadi masyarakat Sabang harus memahami dan mengerti dengan kondisi ini," katanya.
Pelaksanaan pembangunan ini sudah di atas 90%, dengan 21 item pekerjaan. Semuanya sudah hampir selesai, tinggal finishing. "Insyaallah kami usahakan tepat waktu bisa selesai kalau tidak ada kendala," katanya lagi.
Hamdani menjawab pertanyaan Timsus L.KPK Nusantara, dalam pekerjaan pembuatan jalan beton bertulang, ada penggunaan dua lapis beton. Lantai kerja/dasar menggunakan beton K.175, pemasangan besi BRC, dan penutup akhir menggunakan beton K.350, sesuai RAB. "PT. Trikarya Utama Cendana dalam melaksanakan pekerjaan tidak berani bermain main dan sembarangan dalam pekerjaan, tetapi penuh dengan rasa tanggung jawab dalam bekerja. Begitu juga dengan bangunan lama, kami tidak menyentuhnya dan kami bekerja sesuai RAB yang ada.
Ada satu bangunan lama yang terkena bangunan baru, itu pun sudah kami laporkan kepada Dinas Perikanan terkait. Lantas Dinas Perikanan yang melakukan pembongkaran sendiri, bukan kami, karena itu aset perikanan daerah," jelasnya.
Tidak Menghalangi Wartawan
Hamdani mengatakan, "Kami dari PT. Trikarya Utama Cendana tidak menghambat dan menghalang-halangi wartawan yang datang dalam menjalankan tugasnya. Siapa pun yang datang, semua kami layani dengan baik."
Zulkifli, mantan Ketua Partai PDI Perjuangan Kota Sabang, saat dikonfirmasi Timsus L.KPK Nusantara Prov. Aceh di hari yang sama, juga mengakui bahwa pekerjaan pembangunan proyek tersebut bagus dan rapi, serta penuh dengan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan proyek perikanan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan proyek, tentu ada keterhambatan akibat bencana. "Apalagi banyaknya item pekerjaan, itu hal yang biasa. Di semua proyek pasti ada terjadi hal yang sama. Jadi kita sebagai masyarakat harus memahaminya," katanya.
Hal ini juga senada dengan pengakuan warga setempat yang mengakui bahwa pelaksanaan pembangunan proyek perikanan tersebut bagus, rapi, disiplin dalam pekerjaan, kata Zulkifli.