Sabang,asatupro.com-Kepedihan dan kecewa pengamat pendidikan dan politik melihat kondisi sekolah
MAN 1 Sabang di jalan Maimun saleh, kelurahan cot bau kecamatan suka jaya sabang berantakan, keramik lantai ruang kelas belajar kupak kapik, dinding sekolah jorok tidak dicat, sampah bertumpukan, kamar mandi jorok kotor, pelapon ruang kelas bolong. Kerusakan ini sudah berlarut lama diduga tidak di gubris, padahal
MAN 1 Sabang ada petugas petugas pengawas sekolah, komite sekolah dan ada dinas yang bertanggung jawab, dan mengapa kepala sekolah tidak mau mengambil satu kebijakan untuk memperbaiki kerusakan kerusakan sekolah tersebut, apa kerja pengawas, komite dan dinas terkait, kata nya kepada Asatupro.com saat kunjungan kerjanya di Sabang di dampingi wartawan Pindo merdeka Rabu 19/3/2025).Menurut nya,
MAN 1 Sabang, ada mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah, permurid Rp 1,700,000 permurid dikali dengan banyak nya murid , dan dana Bos tersebut bisa digunakan untuk kerusakan kecil disekolah, dan pengecetan, sesuai juklis dana Bos, yang anehnya, mengapa kepala sekolah
MAN 1 Sabang tidak mau melakukan perbaikan dan diduga kerusakan tersebut terus di peliharanya , ada apa dibalik
dana bos dan di kemanakan
dana bos MAN 1 Sabang, kecewanya.Informasi yang ia terima, katanya, jumlah murid Man1sabang keseluruhan sebanyak 218 murid x Rp 1.700.000, Rp 368.900.000 pertahun, kemana dibawa, digunakan untuk apa, sedangkan sekolah terlihat setiap tahun tidak ada perubahan yang ada terlihat kerusakan bertambah katanya.Ia menduga, dalam pertanggung jawaban
dana bos, ada permainan dan rekayasa pelaporan pertanggung jawaban di setiap tahun, ia minta kepada Polres dan kejaksaan negeri Sabang segera turun lapangan, menyelidiki menyelusuri penggunaan dana Bos
MAN 1 Sabang, mulai dari tahun 2021, 2022, 2023, sampai tahun 2024, hingga tuntas dan transparan, dalam pemeriksaan tidak ada pilih kasih siapapun yang terlibat yang menyalahgunakan
dana bos tersebut di hukum sesuai dengan perbuatan nya (Tipikor) tegas nya.Rangkuman informasi yang di kutip Asatupro.com dari beberapa sumber layak di percaya, Rabu 19/3/2024, mengatakan
dana bos MAN 1 Sabang setiap tahun mendapatkan
dana bos yg jumlah nya cukup besar, murid 218 x Rp 1.700.000, Rp 368.900.000, dengan adanya bantuan dari
dana bos, sekolah terlihat tidak ada perubahan tetep seperti biasa, dan diduga dalan pengolaan dan mempertanggung jawaban
dana bos MAN 1 Sabang di setiap tahun diduga kuat ada permainan.Rangkuman informasi yang dikutip Asatupro.cam dari beberapa sumber layak dipercaya, mengatakan, jumlah
dana bos MAN 1 Sabang cukup besar jumlah nya, karna jumlah murid sebanyak 218 murid dikali Rp 1.700.000 permurid, kalo kita lihat, tidak ada perubahan tetap seperti itu jorok dan kotor, diduga ada permainan dalam pengolaan pertanggung jawaban Bana bos di setiap tahun, perlu di periksa oleh APH (Aparat Penegak Hukum) hingga tuntas, kebenaran nya.Kepala sekolah
MAN 1 Sabang, Saddan Kadafi, terima kunjungan kerja Asatupro.com di dampingi media Pindo merdeka kamis 20/3/2025 jam 14.35 , di konfirmasi yg menyangkut dengan kerusakan kecil dan penggunaan
dana bos MAN 1 Sabang, dari tahun 2021, 2022, 2023 dan 2024.Saddan Kadafi mengatakan, saya menjadi kepala sekolah
MAN 1 Sabang, baru 1 tahun berjalan, dan sekolah
MAN 1 Sabang baru saja diserah terimakan oleh pemko Sabang, dan menyangkut dengan penggunaan
dana bos MAN 1 Sabang, mulai tahun 2021, 2022, 2023, dan 2024, itu saya tidak tau dan tidak bisa menjelaskan nya apa yang dikerjakan dan apa yang di buat nya, apa lagi disini saya baru 1 tahun menjadi Kepala Sekolah
MAN 1 Sabang, jelas nya.