Gas LPG 3Kg Langka Mencapai 40 Ribu, Ketua PSI Padang Sidempuan Minta Pemerintah Jangan Diam

Zulhamdani Napitupulu - Senin, 30 Juni 2025 11:52 WIB
Afrizal Harapan Ketua PSI Padang Sidempuan Minta Pemerintah Jangan Diam.
Padangsidimpuan,asatupro.com-Kelangkahan Gas epiji subsidi 3kg membuat masyarakat Kota Padang Sidempuan semakin resah. Pasalnya, barang yang langkah, membuat harga eceran saat ini dipasaran mencekik, membuat masyarakat terutama pedagang kecil menjerit."Sebagai masyarakat Kota Padang Sidempuan sangat menyayangkan terjadinya kelangkahan Gas elpiji sejak beberapa hari terakhir. Tentu menjadi pertanyaan kenapa ini bisa terjadi. Kemana pemerintahan saat ini yang katanya peduli kepada masyarakat bawah." Kata Afrizal Harapan, Ketua DPD PSI Kota Padang Sidempuan, kepada wartawan. Minggu 29 Mei 2025.

Afrizal mengatakan, dengan kelangkaan Gas subsidi di pasaran saat ini menadakan, kurangnya pengawasan oleh Pmerintah Kota Padang Sidempuan, khususnya dinas terkait, yang tidak dapat mengantisipasi kelangkaan elpiji, begitu juga dengan anggota legislatif, yang dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya yakni menjadi kontrol pemerintahan.

"Para Wakil Rakyat yang hari ini duduk di menjadi anggota DPRD kota Padang Sidempuan terpilih periode 2024 - 2029 kemarin, sudah saatnya bapak dan ibu turun ke kebawah melihat rakyatnya. Dengarkan langsung apa yang terjadi di tengah tengah masyarakat saat ini, terutama kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg yang sangat dibutuhkan bagi para pedagang kecil." Kata Afrizal.

Sebagai Ketua Partai Solidaritas Indonesia Kota Padang Sidempuan, yang hadir dan kerja untuk rakyat, ia mengaku sangat menyayangkan terjadinya peristiwa kelangkaan Elpiji 3Kg yang juga saat ini dijual dengan harga di atas HET mencapai Rp35.000 per tabung.

"Kenapa ini bisa terjadi. Apa mungkin ada permainan dari mafia, sehingga langka dan kenaikan nya 2 kali lipat. Padahal sama-sama kita ketahui Gas elpiji 3 Kg adalah barang bersubsidi dari negara untuk masyarakat miskin." Ungkapnya.

Padahal, untuk agen penyalur gas LPG 3 Kg di Kota Sidempuan, menurut data yang ia dapat jumlahnya mencapai ratusan, dibawah tiga perusahaan yang merupakan Pangkalan Gas resmi PT Pertamina.

1. PT Angkola jaya Perkasa - 52 2. PT Karim - 403. PT. Amora Deras Gas - 47 Total 139.

Dengan banyaknya agen yang menjual Gas 3 Kg tesebut semestinya pasokan barang cukup dan harga stabil. Tetapi di lapangan saat ini harganya cukup tinggi mulai dari Rp30.000 sampai Rp40.000 per tabung.

"Kenapa ini terjadi. Muncul kecurigaan diduga adanya penimbunan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, menjadikannya ladang bisnis memperlakukan diri. Namun sangat menyengsarakan masyarakat miskin yang hari ini membutuhkan perhatian pemerintah dengan harapan Gas LPG 3 Kg kembali normal." Kata Afrizal.

Mewakili masyarakat Sidempuan, Ia berharap kepada Pemerintah pusat maupun provinsi dan Kota, agar segera mengatasi keluhan masyarakat atas kelangkaan Gas LPG yang mahal. Pertamina selaku perusahaan penyalur Gas LPG segera periksa kelapangan, kepada Anggota DPRD segera bertindak bila perlu panggil semua pihak. Dan kepada aparat penegak kepolisian agar tangkap para mafia gas yang diduga dalang dari kelangkaan Gas 3 Kg.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Penyekapan Demi Uang di Perusahaan Kecil Maupun Perusahaan Raksasa, Mintarsih: Ada Perbedaannya

Daerah

Buruh dan Pekerja Di Medan Merasa Aman Dan Terlindungi Saat Bekerja

Daerah

Carut Marut Gas Melon Langka di Padangsidimpuan, Warga Keliling Cari Hingga Rp35 Ribu Per Tabung

Daerah

4 Tersangka Ditahan Kejari Belawan, Korupsi Peningkatan Jalur KA Tahun 2022-2023

Daerah

Dijemput Kerabatnya berakhir di Kantong Jenazah!! Keluarga Laporkan Dugaan Pembunuhan, LMP Dampingi Pelapor ke Polres Dairi

Daerah

Kejari Belawan Terima Uang Penganti Korupsi Mantan Kepsek SMAN 16 Medan Sebesar Rp. 220 Juta