Padangsidimpuan, Asatupro.com - Gebyar HUT (Hari Ulang Tahun) RI yang diperingati setiap tahunnya pada 17 Agustus, Pemerintah Kota Padangsidimpuan cukup meriah di isi dengan kegiatan Pawai, Deville, Drumband dan berbagai kegiatan perlombaan lainnya.
Namun berbeda dengan tahun ini HUT Kemerdekaaan Republik Indonesia Ke - 80, Pemerintah Kota Padangsidimpuan meniadakan kegiatan tersebut dengan dalil efisiensi anggaran yang merujuk pada Inpres Nomor 1 Tahun 2025.
Sementara itu ketika dikonfirmasi Kepala Bidang Informasi Dinas Kominfo Padangsidimpuan, Siti Nur Sani Lubis, Senin (21/07/2025) menjelaskan terkait HUT RI Ke - 80 berdasakan rapat zoom meeting, Jum'at (18/07/2025) seluruh Kepala Daerah Kabupaten/Kota dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, perayaan HUT RI berdasarkan rapat tersbut Kemendagri meminta Kepala Daerah agar berinovasi dan berkreasi mendorong penyelenggaraan berbagai kegiatan lomba yang membangkitakan semangat kebersamaan dan kebanggaan nasional seperti lomba panjat pinang, olahraga kampung dan lomba kebersihan.
Meski demikian, kata, Siti Nur Sani Lubis, karena tidak adanya kegiatan berupa karnaval pawai, deville dan drumband dalam hasil rapat dengan Mendagri, pemerintah Kota Padangsidimpuan mengambil keputusan untuk meniadakan kegiatan karnaval tersebut karena anggaran untuk kegiatan tersebut tidak ada.
"Kalau apa itu (Kegiatan karnaval) tidak disarankan karena efisiensi anggaran dan kalau sudah perintah Mendagri ( Menteri Dalam Negeri) kurasa enggak berani orang melawannya itu meskipun kegiatan karnaval itu merupakan kegiatan yang positif dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air," terang, Siti Nur Sani Lubis.
Tempat terpisah, dikonfirmasi Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Sri Fitri Munawaroh Nasution ketika ditanya mengenai keputusan Walikota Padangsidimpuan terkait ditiadakannya Karnaval HUT RI, Ia menjawab aga segera merapatkan hal tersebut.
"Kita tunggu rapat internal dulu," jawab, Sri Fitri Munawaroh Nasution, ketika ditanya mengnai HUT RI Ke - 80 di Padangsidimpuan. (MN)