Padangsidimpuan, Asatupro.com – Gejolak aksi mahasiswa di Ibu Kota (Jakarta) ikut bergema di Kota Padangsidimpuan. Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) turun ke jalan pada Kamis (4/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, berpusat di depan Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan.
Aksi itu digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kondisi bangsa yang dinilai semakin banyak diwarnai kebijakan dan keputusan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat.
Diawali orasi, Siti Nurhalija Harahap, mahasiswi semester V Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum dan Ilmu Syariah UIN Syahada, menyampaikan seruan lantang di hadapan para anggota dewan.
"Kalian laporkan apa - apa yang menjadi aspirasi kami. Jangan hanya diam Pak, jangan hanya diam Bu. Pertanyaan ada untuk dijawab, bukan untuk dihindari," teriak Siti Nurhalija penuh harap agar suara mahasiswa tersampaikan ke pemerintah pusat.
Setelah itu, Presiden Mahasiswa UIN Syahada, Sumber Rezeki Harahap, membacakan 18 tuntutan mahasiswa, yang terdiri dari isu nasional dan lokal sebagai berikut:1. Tolak RUU KUHAP yang tidak pro-rakyat2. Abolisi tunjangan mewah DPR & reformasi anggaran parlemen3. Minta aparat kepolisian menghentikan penahanan massa aksi4. Hukum seberat-beratnya pelaku pelindas sopir ojek online5. Redesain sistem pemilu dan partai politik yang demokratis, transparan, dan akuntabel6. Terapkan standar pendidikan minimal S2 bagi calon anggota DPR7. Terapkan standar pendidikan minimal S1 bagi calon anggota kepolisian8. Revisi UU Omnibus Law Cipta Kerja yang dinilai merugikan buruh9. Segera sahkan RUU perampasan aset koruptor10. Reformulasi sistem pemilu untuk Pemilu 2029 agar lebih berkualitas dan adil11. Peningkatan kesejahteraan guru, dosen, serta pendidikan di daerah 3T12. Penegakan supremasi hukum dan kebijakan pro-rakyat13. Realisasi program beasiswa pendidikan dari APBD Kota secara adil dan tidak diskriminatif14. Percepatan perbaikan infrastruktur di Kota Padangsidimpuan15. Kenaikan UMR Kota yang layak dan berkeadilan16. Transparansi anggaran daerah dan penerapan anti-korupsi di pemerintahan lokal17. Peningkatan layanan publik dan kesehatan yang merata18. Hentikan politik gimmick dan pencitraan pejabat daerah yang tanpa solusi nyata
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Sri Fitrah Munawaroh, menerima aspirasi mahasiswa tersebut. Ia menyatakan seluruh poin tuntutan akan disampaikan ke pemerintah pusat maupun daerah.
"Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami teruskan sebagaimana permintaan adik-adik mahasiswa. Kami juga mendorong agar mahasiswa tetap mengawal proses ini," ujar Sri Fitrah Munawaroh di hadapan massa aksi.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan, dan ditutup dengan mengumandangkan Azan. (MN)