Jakarta, asatupro.com - Hingga 2 September 2025, tercatat 22 perusahaan baru telah berhasil melantai atau melaksanakan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) dan mencatatkan sahamnya di
Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ini tentu kabar yang menggembirakan, mengingat kondisi makroekonomi global saat ini sarat dengan ketidakpastian, tetapi di saat yang sama pasar modal Indonesia masih menunjukkan daya tarik.
"Dari total pencatatan tersebut, total dana yang berhasil dihimpun mencapai lebih dari Rp 10 triliun," kata Kepala PT BEI Perwakilan Sumut, Muhamad Pintor Nasution, kepada para wartawan di Medan, Selasa (9/9/2025).
Namun, kata dia, di balik semua angka pencapaian itu terlihat fakta menarik mengenai sektor-sektor yang mendominasi baik dari sisi besaran dana yang berhasil dihimpun, maupun dari sisi jumlah perusahaan tercatat.
Menurut Pintor Nasution, ada data menunjukkan bahwa sektor dengan jumlah perusahaan terbanyak tidak selalu menjadi sektor dengan penghimpunan dana terbesar.
Dari sisi jumlah dana yang dihimpun, sektor infrastruktur menempati posisi puncak. Dengan total 2 perusahaan tercatat dari sektor ini, perolehan dana dapat diraih sebesar Rp 2,63 triliun.
Sumber
: <a href="Liputan" target="_blank"></a>