Jakarta, asatupro.com - Ada kabar baik yang diperoleh manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, salah satu badan usaha milik negara (BUMN) pada kuartal III 2024, yaitu mencatat kinerja keuangan yang solid dan meraup cuan sebesar Rp 16,3 triliun.
"Hal ini didorong oleh perbaikan pendapatan bunga bersih dan pendapatan non-bunga," kata Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, seperti dikutip asatupro.com, Selasa (29/10/2024).
Hal tersebut disampaikan Royke Tumilaar dalam acara konferensi pers bertajuk "Paparan Kinerja Kuartal III-2024 BNI" di Jakarta, Jumat (25/10/2024).
"Laba bersih BNI untuk periode sembilan bulan yang berakhir September 2024 mencapai Rp16,3 triliun didorong oleh pulihnya pendapatan operasional dan kualitas aset yang terjaga dengan baik," kata Royke Tumilaar menambahkan.
Menurutnya, berbeda dengan tahun–tahun sebelumnya, pada tahun 2024 ini pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BNI.
Terutama, ia menambahkan, berasal dari pertumbuhan tabungan ritel, sejalan dengan program transformasi struktur pendanaan."Hal ini berdampak pada perbaikan Cost of Fund (CoF) BNI yang tercermin pada rasio Net Interest Margin (NIM) kuartal III-2024," bebernya lagi.
Pertumbuhan ini, ungkapnya, didukung oleh program terstruktur perusahaan, termasuk digitalisasi aplikasi mobile terbaru, wondrby BNI, serta transformasi jaringan cabang yang berfokus pada sales culture.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="BNI" target="_blank"></a>