Jakarta, asatupro.com - Berbagai produk turunan kelapa sawit seperti minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunan lainnya menjadi salah satu primadona dari perbincangan dan kesepakatan dagang antara para pengurus Kamar Dagang dan Industri (
Kadin) Sumut dan
Kadin kota Mogilev,
Belarus.
Sekadar informasi, kota Mogilev atau yang dikenal juga dengan nama Mahilioŭ atau Mahilyow, merupakan ibukota dari Provinsi Mahilyow.
Kota ini dikenal juga dengan sebutan Mogilev Oblast, letaknya di bagian timur Belarus atau dekat perbatasan dengan negara Republik Federasi Rusia yang dipimpin oleh Presiden Vladimir Putin.
Kesepakatan antara Kadin Sumut dan Mogilev, berdasarkan keterangan resmi yang diterima para wartawan di Medan, ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kesepemahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Firsal Ferial Mutyara dan Mikhael Miatlikov yang menjadi pimpinan dari Kadin Sumut dan Mogilev meneken MoU itu dan disaksikan oleh banyak pihak terkait.
Seperti Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady, Ketua Umum Belarusian Chamber of Commerce and Industry Miatlikov Mikhael, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Wakil Perdana Menteri Republik Belarus Viktor Karankevich.
Kehadiran para pejabat dan pimpinan dunia usaha dari kedua negara tersebut menegaskan kuatnya komitmen Indonesia dan Belarus dalam mempererat hubungan ekonomi, perdagangan, investasi, dan kerja sama strategis yang saling menguntungkan.
Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi antara Republik Indonesia, khususnya Sumatera Utara, dengan Republik Belarus.
Selain produk berbasis kelapa sawit, kedua pihak sepakat membangun kemitraan yang saling menguntungkan guna membuka peluang bisnis yang lebih luas bagi pelaku usaha di kedua negara.
Kerjasama tersebut dilandasi semangat mempererat hubungan komersial dan ekonomi melalui peningkatan jejaring bisnis, promosi perdagangan, serta perluasan akses investasi.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>