Madina,asatupro.com-Sejumlah elemen masyarakat, termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mendesak
Bupati Madina H. Saipullah.SH., MM, Untuk sesegera menertibkan aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (
PETI) dari wilayah DAS (Daerah Aliran Sungai) yang mencemari
Aek Batang Natal."Himbauan saja terus dari Bapak
Bupati dan
Kapolres Madina, ngak ada artinya, warga sudah Bosan dengan air keruh, Lama – lama penyakit yang muncul kepada masyarakat," ujar Wakil Ketua LSM Merpatih Putih Tabagsel Elvi Zahria Rangkuty, S.H Kepada Wartawan di Gedung DPRD Mandailing Natal, Selasa (04/11/2025) Pagi."Kami sudah lihat Himbauan Kapolsek Batang Natal, tapi begitu lewat aktivitas tambang beroperasi kembali, yang untung Toke Tambang dan oknum yang diduga ikut membeking
PETI disejumlah tempat." ungkap Elvi Zahria Rangkuty, S.H."Sangat tidak masuk akal sehat kita,
Aek Batang Natal, keruh terus, tentu ada aktifitas Tambang yang memakai alat berat yang beroperasi dan menggunakan alat dompeng." tambah Br. Rangkuty."Kalau
ekscavator dan dompeng beroperasi, pasti
Aek Batang Natal keruh, yang rugi dan sengsara adalah masyarakat dihilir sungai," tambah nya.Sedangkan Pemilik WhatsApp No. 08213529xxxx, yang dihuhungi dari Kota Panyabungan, dengan menjawab nada tinggi mengatakan tidak mungkin eskcavator dan dompeng dapat beroperasi tanpa ada oknum yang Beking."
Bupati nggak cukup surati Camat, Kapolsek dan Kapolres tidak cukup hanya membuat Spanduk Himbauan, tetapi bertindak langsung untuk Menertibkan aktivitas Tambang tersebut," pungkasnya.