Poldasu Gelar Apel Gabungan TNI Polri Dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026

Khairuddin Tanjung - Jumat, 13 Maret 2026 06:33 WIB
Kapoldasu Menyematkan Tanda dimulainya Operasi Ketupat Toba 2026 Pada Salah Satu Personil Pada Apel Gelar Pasukan di Mapoldasu Jalan.SM.Raja KM 10.5 Medan. ( Humas Poldasu ).
Medan, asatupro.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kamis (12/3), sebagai bentuk kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel dipimpin Kapoldasu Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan apel gelar pasukan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor guna menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

"Apel ini merupakan wujud komitmen bersama agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar," kata Kapolda Sumut saat membacakan amanat Kapolri.

Kapolri menjelaskan, perayaan Idul Fitri merupakan agenda nasional yang setiap tahun memicu pergerakan masyarakat dalam jumlah besar serta mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah.

Meski demikian, peningkatan mobilitas masyarakat tetap perlu diantisipasi, terutama dengan adanya berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tarif tol, potongan harga tiket transportasi umum, serta kebijakan kerja dari mana saja (work from anywhere).

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran, Polri bersama TNI dan sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Pengamanan juga difokuskan pada objek vital dan lokasi keramaian, seperti masjid, lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Kapolri juga mengingatkan jajaran untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode mudik Lebaran, mulai dari kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok.

Di sisi lain, Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prediksi BMKG, kondisi cuaca selama periode arus mudik diperkirakan didominasi awan hingga hujan lebat sehingga perlu diantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.

Kapolri turut menginstruksikan agar layanan kepolisian 110 dioptimalkan guna memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan solutif kepada masyarakat.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan Operasi Ketupat 2026, termasuk TNI, kementerian dan lembaga terkait, serta berbagai mitra kamtibmas.

"Terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, bersama kita wujudkan mudik aman, keluarga bahagia," demikian pesan Kapolri.**

Editor
: Jalaluddin Lase

Tag:

Berita Terkait

Hukrim

Menunggu Pembeli di Rumah, Pengedar 27 Paket Ganja Siap Edar di Medan Denai Ditangkap Polisi

Hukrim

Rumah Kosong Pinggir Sungai Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Polisi Menyamar dan Ringkus Pengedar

Hukrim

Razia Capital Building Medan, Polda Sumut Tes Acak 19 Pengunjung untuk Deteksi Narkoba dan Vape Etomidate

Hukrim

Pangdam I/BB Tinjau Pembangunan RTLH di Desa Hilisebua, Warga Sambut Antusias

Hukrim

Pangdam I/BB Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Desa Hilihoucugala

Hukrim

Patroli Blackout, Brimob Polda Sumut Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Tembaga di Helvetia