Pematangsiantar,asatupro.com-Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T. M. Sitinjak, SH. SIK., MH melakukan mediasi mempertemukan tiga belah pihak terlibat kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) bertempat di Ruang Kerja Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pematangsiantar, Senin 6 APRIL 2026 pukul 13.00 WIB.
Mediasi dihadiri Kasat Lantas AKP Friska Susana, SH, Kanit Gakkum IPDA Syah Edi Suranta Purba, SH serta penyidik pembantu Brigadir Candra Sihombing dan Briptu Anju Purba, S.H.
Pelaksanaan mediasi tersebut menindaklanjuti Laporan Polisi (LP) Nomor : LP/A/64/IV/2026/SPKT.SATLANTAS/POLRES PEMATANG SIANTAR/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 1 April 2026.
Laka Lantas tersebut terjadi Selasa 31 Maret 2026 malam pukul 23.10 Wib di Jalan Sutomo Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar antara Mobil Penumpang Toyota Kijang Innova No.Pol BK 1305 AYA dikemudikan ASS bertabrakan Sepeda Motor Honda Beat No. Pol BK 2553 WAE dikendarai ODP berboncengan dengan GWS.
Akibat tabrakan tersebut satu orang Meninggal Dunia (MD) GWS merupakan penumpang Sepeda Motor Honda Beat No. Pol BK 2553 dikendarai ODP dan pengendara mengalami Luka Ringan (LR).
Kegiatan mediasi tersebut bertujuan agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan ketiga belah pihak terlibat laka lantas memahami bahwa kecelakaan mereka alami merupakan suatu musibah ketiga belah pihak tidak menginginkannya.
Hasil dari mediasi ketiga belah pihak sepakat menyelesaikan kejadian Laka Lantas tersebut secara kekeluargaan.
Tidak Sampai disitu kasus tersebut dilanjutkan gelar perkara oleh satuan lalu lintas Senin 13 April 2026 dihadiri IPTU Syawaluddin, S.H, KBO Sat Lantas, IPDA M.TT Simanungkalit S.H, KBO Sat Reskrim, IPDA Syah Edi Suranta Purba, S.H, Kanit Gakkum Sat Lantas, IPDA Sunandar, S.H, Kanit Propos, Personil Sikum, Siwas dan Unit Gakkum Polres Pematangsiantar.
Setelah dilakukan gelar perkara penyidik menyimpulkan beberapa point adanya Notulen Gelar Perkara, Nota Ajuan Kasat Lantas Tentang Penghentian Penyidikan, SP2LID/ penetapan Penghentian Penyelidikan Dan melengkapi 3 Poin ini sehingga perkara laka lantas tersebut dihentikan. (Humas P. Siantar)