Tanah Karo,asatupro.com-Keberadaan arena judi tembak ikan di Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo, tepatnya di kawasan kolam pancing Kerangan Boys, hingga kini masih terus beroperasi. Aparat penegak hukum tutup mata seolah merestui keberadaan lokasi tersebut.
Pantauan langsung lokasi judi tersebut berlangsung terang terangan hampir tidak pernah sepi dari para pemain yang berdatangan mulai dari usia orang tua, dewasa sampai anak anak sekolah.
Salah seorang warga yang namanya tak mau disebut menyebutkan, arena judi tembak ikan di kolam pancing kerangan boys tersebut beroperasi hingga 24 jam dan selalu dipadati para pemain. Masyarakat menyayangkan sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari aparat kepolisian khususnya Polsek Tiga Nderket.
"Polsek Tiga Nderket seolah tutup mata. Padahal lokasi itu jelas terang terangan beroperasi dan sudah dilaporkan langsung. Keluarga saya sudah jadi korban, Bang! Karena selalu menghabiskan uang datang ke tempat tersebut" katanya.
Pemilik atau pengelola mesin tembak ikan itu menurut warga milik seseorang yang dikenal dengan sebutan "Ayah". Bahkan, lokasi yang sama sebelumnya juga disebut pernah menjadi arena dadu putar.
Warga berharap Polres Tanah Karo beserta jajaran segera turun kelapangan dan menindak tegas lokasi tersebut karena dinilai berdampak buruk terhadap bagi lingkungan sekitar, terutama bagi anak anak yang masih bersekolah.