Jakarta,asatupro.com-Desakan agar aparat penegak hukum segera membersihkan praktik perjudian di Kabupaten Karo semakin menguat. Warga Kecamatan Barusjahe kembali mendesak Kapolres Tanah Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., untuk bertindak tegas dan menangkap panitia serta pengelola praktik perjudian jenis dadu dan mesin tembak ikan yang dinilai telah merusak ketenteraman desa.
Aktivitas ilegal yang beroperasi di dekat kawasan permukiman ini dilaporkan terus meresahkan warga sekitar, terutama karena keramaian yang ditimbulkannya hingga larut malam. Masyarakat khawatir pembiaran terhadap praktik ini akan berdampak buruk pada keamanan sosial serta perekonomian keluarga di wilayah tersebut.
Warga berharap kepolisian tidak sekadar melakukan peninjauan sesaat, melainkan menegakkan hukum secara tuntas tanpa pandang bulu terhadap pihak-baik penyelenggara maupun oknum koordinator-yang terbukti memuluskan operasional tempat maksiat tersebut.
Apabila penanganan di tingkat kewilayahan lamban, masyarakat mendesak Polda Sumatera Utara untuk turun tangan mengambil alih penindakan.
Hal ini dikarenakan kekhawatiran warga bahwa lambannya penindakan akan semakin memperburuk situasi dan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum akan menurun.
Menanggapi keresahan mendalam di tengah masyarakat Karo, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Mahasiswa Pejuang Reformasi (FROMPER), angkat bicara dan mengeluarkan pernyataan keras.
Pernyataan Tegas DPP FROMPER
"Kami dari DPP FROMPER dengan tegas mendesak Kapolres Tanah Karo untuk tidak menutup mata dan segera membongkar tuntas praktik perjudian dadu serta tembak ikan di Desa Barusjahe. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan penyakit masyarakat yang secara sistematis merusak masa depan generasi muda dan menghancurkan ekonomi keluarga di pedesaan.
Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata, penangkapan terhadap panitia, serta penutupan permanen lokasi tersebut, maka kami menduga ada pembiaran atau 'masuk angin' di tubuh aparat penegak hukum setempat. Kami akan mendesak Propam Polda Sumut dan Mabes Polri untuk memeriksa jajaran Polres Karo yang lalai. Bersihkan Karo dari segala bentuk perjudian sekarang juga!"
Pernyataan ini diharapkan dapat menjadi peringatan keras bagi Kapolres Tanah Karo untuk segera mengambil tindakan tegas dan memberantas praktik perjudian yang telah meresahkan masyarakat. Warga dan FROMPER akan terus memantau perkembangan kasus ini dan siap untuk mengambil langkah lebih lanjut jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.