Medan,asatupro.com-Ingat Kasus
BMW. Pasti ingat, sebab berita kecelakaan tunggal tersebut sempat viral dan menjadi bahan perbincangan di kalangan pers dan kepolisian, khususnya Polrestabes Kota Medan. Kalau sudah disebut Kasus
BMW, yang mendengar pasti paham, mengetahui dan mengerti. Bahwa hal tersebut termasuk kasus besar tapi sesungguhnya kerdil. Kerdil dalam arti penegakan hukumnya dan kerdil dalam pertanggungjawabannya.
Tak semua peristiwa atau kasus yang dilakoni pelaku karena salah, lalu bisa dibungkam dengan kekuasaan dan finansial. Kebenaran akan datang dan menindas kebatilan, bunyi ayat suci Alquran. Demikianlah juga hendaknya Kasus BMW yang melibatkan diduga pihak penabrak Melvern Chandra (MC), putra Direktur Utama PT IPI sekaligus cucu kandung dari pemilik perusahaan tersebut.
Enam bulan sudah berlalu, sejak kecelakaan lalu lintas yang melibatkan mobil BMW 320i BK 333 berwarna hitam yang dikemudikan Melvern Chandra dengan sepeda motor Honda Beat H 5193 BMG dikendarai Mustafa dan Riandi Ahmad pada 28 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Namun persoalan yang dialami korban hingga kini disebut belum menemukan penyelesaian yang jelas.
"Kami dibohongi pak, janji mau ditanggung biaya perobatan termasuk biaya operasi suami saya, namun tak kunjung datang dan pihak penabrak terkesan menyepelekan," ungkap istri korban Fiah Qalilah Kamaliah (FQ) kepada wartawan di kediamannya Kompleka Pinang Mas, Pinang Baris Sunggal pada Senin 28 September 2026.
Korban, Riandi Ahmad (37), yang saat kejadian dibonceng Mustafa Pulungan (37), masih menjalani pemulihan akibat cedera serius yang dialaminya. Riandi disebut mengalami patah tulang pada tangan dan kaki sebelah kiri sehingga aktivitas sehari-hari dan pekerjaannya ikut terdampak.
Berdasarkan keterangan korban, kecelakaan terjadi ketika Mustafa Pulungan mengendarai sepeda motor Beat berboncengan dengan Riandi Ahmad dari arah Jalan Ir. Juanda menuju kawasan Imam Bonjol untuk pulang.
Saat berada di persimpangan tersebut, sepeda motor yang mereka kendarai terlibat kecelakaan dengan mobil mewah BMW 320i BK 333 yang dikemudikan seorang pria diketahui bernama Melvern Chandra (MC), putra Direktur Utama PT IPI sekaligus cucu kandung dari pemilik perusahaan tersebut
Akibat kecelakaan itu, Riandi mengalami cedera serius dan harus menjalani serangkaian tindakan medis. Sementara Mustafa mengalami luka lecet pada jari kaki dan mata kaki sebelah kanan serta memar pada paha kanan.