Tanah Karo,asatupro.com-Sungguh keterlaluan dan tak bermoral, itulah yang pantas diucapkan kepada para bandar
narkoba yang diduga menjalankan bisnis mereka tak jauh dari pusat pendidikan sekolah Negeri di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Lokasi diduga tempat jual beli narkotika jenis SS itu tepatnya di Jalan lintas Kabanjahe -Tigabinanga atau persisnya di sekitar Simpang Sukarame, Kabanjahe, terdapat sebuah jalan lorong bangunan petak yang bersebelahan dengan dinding dan areal tanah kosong. Tak jauh dari lokasi barak yang lama, hanya beberapa meter saja lurus kedalam disitulah lapak jual beli narkoba yang baru.
Menurut keterangan dari salah seorang sumber yang identitasnya disembunyikan mengungkapkan, sudah beberapa hari lokasi itu selalu ramai dikunjungi kendaraan roda dua dan empat berbagai usia terutama anak-anak muda untuk membeli dan mengkonsumsi narkoba jenis SS dilokasi tersebut.
Lokasi tersebut di ketahui dikelola seorang bandar berinisial "NOS" yang sudah beberapa hari ini menjalankan bisnis haram narkoba tersebut diduga mendapatkan restu dari Kepolisian Polres Tanah Karo.
Sumber menyebutkan, pria berinisial NOS itu merupakan mantan anak buah bandar besar bernama Andi yang sudah ditangkap bersama beberapa orang lainnya terkait peredaran Narkoba di Kabupaten Karo.
Sumber mengatakan, dalam menjalankan bisnis haram tersebut, sang bandar narkoba diduga melakukan loby-loby atau adanya suap kepada oknum kepolisian setempat agar lokasi usaha mereka tetap aman dan berjalan tanpa hambatan.
Bayangkan saja, untuk omset perharinya dari transaksi jual beli narkoba tersebut disebut seperti kacang goreng dapat meraup untung jutaan bahkan mencapai puluhan juta rupiah perharinya.