Balige, asatupro.com - Pihak
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Sumatera Utara (Sumut) dan para mitra terkait yang tergabung dalam Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, meriung selama sehari di Balige, ibukota Kabupaten Toba, Kamis (13/11/2025).Mereka berkumpul untuk melihat sosialisasi
Peta Jalan atau Roadmap TPAKD 2026–2030 dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Program Kerja TPAKD Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintassektor dalam percepatan inklusi keuangan di daerah.
Kegiatan itu dihadiri oleh Yusri selaku Pelaksana Harian (Plh.) Kepala OJK Sumut bersama para pejabat daerah dan pemangku kepentingan terkait, termasuk Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Sumut Poppy Marulita Hutagalung, Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan Zainal Aripin Sinaga.
Turut hadir dalam kegiatan itu Plh. Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Balige Waskita Fitri Ayuni, serta perwakilan Bank Indonesia (BI), dan TPAKD Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Yusri menegaskan bahwa TPAKD merupakan forum koordinasi penting untuk memperluas akses keuangan, terutama bagi segmen masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan.
Kata Yusri, sejak dibentuk pada 2016, TPAKD telah mendorong lahirnya berbagai program yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan.
"Memasuki tahun 2026, arah kebijakan TPAKD semakin selaras dengan RPJPN 2025–2045. Seluruh daerah perlu menyusun program kerja yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat," ucap Yusri.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>