Medan, asatupro.com - Perkembangan teknologi membawa potensi yang sangat besar dalam mendorong inovasi di sektor keuangan serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat terhadap produk keuangan.
"Namun, di balik peluang tersebut, terdapat pula risiko yang harus diperhatikan," kata Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Berdasarkan keterangan resmi OJK yang diterima asatupro.com, Sabtu (29/11/2025), pernyataan itu dilontarkan Hasan Fawzi di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)" di kampus UMSU Medan, Jumat (28/11/2025).
Saat itu Hasan Fawzi menyampaikan kata sambutan dalam acara "OJK Digital Financial Literacy" yang diikuti ratusan mahasiswa UMSU secara daring dan luring, Kepala OJK Sumut Khoirul Muttaqien, serta Faisal sebagai Dekan Fakultas Hukum UMSU.
Perwakilan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dari 33 kabupaten dan kota di wilayah Sumatera Utara (Sumut) juga turut menyimak kegiatan ini secara daring.
Kata Hasan Fawzi, resiko yang perlu diperhatikan itu seperti pergerakan harga yang sangat fluktuatif dan rentan dengan penyalahgunaan untuk tindak kejahatan.
Dia menegaskan, OJK sendiri konsisten mendorong peningkatan literasi keuangan digital di tingkat mahasiswa, termasuk dengan menyelenggarakan kegiatan OJK Digital Financial Literacy di kampus UMSU.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>