Medan, asatupro.com - Target atau resolusi yang harus dioptimalkan di tahun 2026 ini adalah memastikan dompet semakin tebal berkat meraup cuan atau keuntungan dari bursa saham, dalam hal ini yang dikelola oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurut Muhamad Pintor Nasution selaku Kepala PT BEI Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), biasanya awal tahun selalu menjadi momentum refleksi untuk menata ulang kehidupan.
"Termasuk kesehatan finansial di kalangan masyarakat," kat. Pintor Nasution kepada para wartawan di Medan, Rabu (21/1/2026) siang.
"Targetnya beragam: mulai dari menabung lebih rutin, mengurangi utang konsumtif, hingga menyiapkan dana pendidikan anak dan hari tua," tutur Pintor Nasution kembali.
Sayangnya, ujar Pintor, justru tidak sedikit target atau resolusi finansial yang hanya bertahan seumur jagung dan sulit direaliasikan karena tidak disertai strategi pengelolaan keuangan yang tepat.
Nah, Pintor melihat di tengah dinamika ekonomi saat ini, sekadar menabung ternyata tidak lagi cukup. Apalagi inflasi yang menggerus nilai mata uang membuat daya beli menyusut dari waktu ke waktu.
"Uang yang hanya disimpan berisiko tidak mampu mengejar kenaikan biaya hidup, pendidikan, serta kesehatan di masa depan," kata Pintor Nasution .
Oleh karena itu, dia bilang, resolusi finansial tahun ini perlu diarahkan pada pengelolaan aset yang lebih produktif dan terencana.
Menurutnya, pasar modal hadir sebagai salah satu solusi finansial. Melalui instrumen ini, masyarakat dapat mengembangkan dana melalui berbagai pilihan jangka waktu, mulai dari jangka pendek, menengah, hingga panjang.
Kata Pintor Nasution, investasi di pasar modal tidak hanya memberikan potensi pertumbuhan kekayaan bagi diri sendiri.
Halaman :
Warning: Undefined variable $max_pages in
/home/u7391150/public_html/asatupro.com/amp/detail.php on line
259
Sumber
: <a href="Liputan" target="_blank"></a>