Nyaris Ricuh, Penyaluran Pasar Murah PT ARM Dihentikan

Toga Pasaribu - Sabtu, 28 Februari 2026 22:05 WIB
Humas PT ARM Jhon Sinaga saat dikonfirmasi wartawan. (Topas)
Medanasatupro.com-Penyaluran paket sembako berupa pasar murah yang digelar oleh PT ARM (Agro Raya Mas), di Jalan Kapten Ilyas/Jalan Jermal Raya Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan, berupa beras, gula dan minyak goreng dihentikan. Sabtu (28/02/2026).

Pasalnya, warga yang hadir dituding saling berdesakan hingga suasana dilokasi tak kondusif. Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, kegiatan penyaluran pasar murah dihentikan oleh perusahaan yang memproduksi minyak goreng tersebut.

Humas PT ARM Jhon Sinaga, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan penyaluran sembako pasar murah yang digelar pihaknya dihentikan sekira pukul 12:00 WIB, akibat warga yang saling berdesakan dan ramainya antusias warga yang hadir dilokasi.

"Kegiatan penyaluran pasar murah tadi kami mulai sekitar pukul 10:30 WIB, diawalnya berjalan lancar, tetapi sekitar pukul 12:00 WIB, warga sudah tidak kondusif, antrian warga sudah tidak seperti yang kami atur dan sesama warga sudah saling menuding menerobos barisan antrian, padahal dilokasi sudah ada pam dari Polda yang membantu menertibkan warga," ucapnya.

Kegiatan pasar murah inikami ambil dari CSR perusahaan, ucapnya lebih lanjut, jumlah paket pasar murah yang kami salurkan sebanyak 400 bungkus berupa gula 1 kg, beras 5 kg dan minyak goreng kemasan 2 kg. Paket sembako murah itu hanya dihargai Rp. 50.000,- kepada warga.

"Melihat situasi tadi yang tak kondusif dan banyaknya antusias warga yang hadir maka penyaluran pasar murah tadi kami hentikan dan ssebelumnya kami juga sudah koordinasi baik lisan dan tertulis kepada lurah sei mati dan lurah martubung," ungkapnya.

Sisa paket pasar murah tadi ada sebanyak 243 bungkus yang sudah tersalur sebanyak 157 bungkus, warga yang mengambil pasar murah tadi juga diwajibkan membawa poto copi KK agar penyaluran pasar murah ini tepat sasaran kepada warga disini, mengenai sisa paket yang belum tersalur itu tetap akan kami bagikan kepada warga namun caranya nanti tidak seperti ini, pungkasnya.

Sementara itu salah seorang warga pak Sihotang (48) ketika dikonfirmasi, kepada wartawan mengaku kecewa dengan dihentikannya penyaluran sembako pasar murah tersebut.

"Padahal saya mulai pagi disini tapi tiba-tiba kegiatan dihentikan mereka, tadi dibilang jam 14:00 WIB dilanjutkan, padahal tidak ada, kami kan tidak menerima sembako itu gratis walau kami warga hanya bayar Rp. 50.000,- tandasnya.**

Editor
: Jalaluddin Lase

Tag:

Berita Terkait

Medan

Undhira Inisiasi SIMKES, Pengelolaan Data Kesehatan Siswa Kini Lebih Cepat dan Terintegrasi

Medan

BULOG Sumut Amankan Stok Beras SPHP

Medan

Transformasi UMKM Katering, Tim PKM Undhira Terapkan Inovasi Produksi hingga Zero Waste di UD. Lelli Sporty.

Medan

Kuasa Hukum Desak Polsek Sidikalang Percepat Penanganan Kasus Penganiayaan Kliennya

Medan

Fakta di CCTV Berbeda! Kuasa Hukum Pertanyakan Dasar Penyidik Tetapkan CAM sebagai Tersangka

Medan

HUT Pembina Ferdy Sanjaya Sembiring, DPC GRIB Jaya Kota Medan Gelar Doa dan Syukuran Bersama Ratusan Anak Yatim