Medan,asatupro.com-Pengunjung di Delipark Mall Medan dibuat takjub dengan pertunjukan Tari Tanoura dari Maroko. Tarian tradisional dengan gerakan berputar khas tersebut menjadi salah satu atraksi utama yang ditunggu pengunjung sembari menunggu berbuka puasa.
Marcomm Manager Delipark Mall, Gumi mengatakan, pertunjukan Tanoura dapat disaksikan pengunjung pada 11 hingga 15 Maret 2026. Penampilan ini menjadi pengalaman baru bagi masyarakat karena untuk pertama kalinya tarian Tanoura dihadirkan di pusat perbelanjaan di Kota Medan.
"Pada pertunjukan itu, penari pria menampilkan gerakan berputar secara ritmis sambil mengenakan kostum berlapis dengan warna-warni mencolok. Gerakan yang dinamis dipadukan dengan kostum yang mencuri perhatian menciptakan visual pertunjukan yang memukau sekaligus sarat nilai budaya," kata Gumi, Minggu (15/3/2026).
Gumi mengungkapkan, penari pria tersebut didatangkan langsung dari Maroko untuk mewarnai Program Ramadan Odyssey. Dalam program yang berlangsung mulai 2 hingga 29 Maret 2026 pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan seni bernuansa Islami yang dikemas dalam program Ramadan Harmony.
"Kami hadirkan untuk memeriahkan suasana Ramadan. Selain tarian tersebut ada juga nasheed performance, musik tradisional, pertunjukan bedug, hingga tarian muslim tradisional yang digelar pada sejumlah tanggal sepanjang Maret ini," jelasnya.
Delipark Mall Medan tak hanya menghadirkan hiburan saja, pengunjung juga dapat menikmati dekorasi Ramadan bertema perpaduan budaya Tiongkok dan Islam Jawa. Salah satu elemen dekorasi yang menjadi daya tarik adalah arsitektur masjid yang terinspirasi dari Masjid Muhammad Cheng Ho yang ditempatkan di area Rivapark lantai dasar.
Di sisi lain, pengunjung juga dapat mengunjungi Morocco Odyssey Market, bazaar Ramadan yang berlokasi di Laguna Atrium lantai dasar.
"Sejumlah rangkaian kegiatan kami dihadirkan untuk memberikan pengalaman Ramadan yang berbeda bagi para pengunjung sekaligus menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H," ujarnya.
Seorang pengunjung, Riris yang datang bersama keluarganya mengaku kagum melihat pertunjukan Tari Tanoura dari Maroko. Diakuinya, sang penari bisa berputar cukup lama dengan gerakan indah dan tidak terjatuh.
"Padahal kostum yang dikenakan penari sangat berat, tapi penari bisa seimbang dan memberikan gerakan yang menakjubkan. Apalagi sangat indah, dengan kilauan lampu-lampu pada kostum yang dikenakan penari," katanya.