Bandung, asatupro.com - Setelah sukses memproduksi bensin dari kelapa sawit dan tetes tebu, selangkah lagi atau dalam waktu yang tidak lama lagi Indonesia akan mampu memproduksi bensin atau bioetanol dari nira aren.
Kepastian ini muncul seturut dengan langkah dari Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang meresmikan Pilot Bioethanol Aren di lingkungan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Kamojang, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar), belum lama ini.
Peresmian itu, seperti keterangan resmi Kementerian Kehutanan yang dikutip asatupro.com, Jumat (20/11/2025), menjadi tonggak penting dalam upaya mempercepat pengembangan bioenergi hijau berbasis aren, sejalan dengan agenda transisi energi Presiden Prabowo Subianto.
Menhut Raja Antoni menegaskan bahwa pilot ini bukan sekedar proyek teknis, melainkan bukti bahwa kekayaan hutan Indonesia mampu menjadi energi bersih yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.
"Hari ini saya sangat gembira, karena apa yang kita bicarakan dan pikirkan bisa dilaksanakan. Terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah bekerjasama membantu," kata politisi kelahiran Provinsi Riau ini.
Menurut politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, langkah besar bahwa kekayaan hutan Indonesia dapat menghasilkan energi bersih yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Menhut Raja Antoni mengatakan keunggulan aren sendiri telah diperhatikan sejak lama oleh Presiden Prabowo Subianto dan ingin menjadikannya sebagai bagian dari program ketahanan energi dan membutuhkan kerjasama dari seluruh pihak.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>