Kasad Resmikan Jembatan Bailey Type 2-1 Penghubung Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo

Khairuddin Tanjung - Rabu, 11 Maret 2026 00:40 WIB
KASAD Resmikan Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa di Nisel. ( Pendam I/BB ).
Nias Selatan,asatupro.com-Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ,M.Scmeresmikan Jembatan Bailey penghubung Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan,Senin (09/03/2026).

Peresmian jembatan yang dinanti-nantikan warga masyarakat tersebut dihadiri Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution,bersama unsur Forkopimda Nias Selatan,Dandim 0213/Nias,Danyon Zipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo.S.HUB.Int ,dan tokoh masyarakat serta warga setempat dan kalangan pelajar ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasad.Dalam acara peresmian Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak didampingi Ketum Persit KCK Ny Uli Simanjuntak mengenakan pakaian adat Nias sekaligus meninjau jembatan Bailey Type 2-1 dan menerima paparan terkait pembuatan jembatan tersebut.

Pada kesempatan tersebut Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan bahwa Pembangunan jembatan Bailey Type 2-1 sebagai solusi akses bagi masyarakat dua desa di Nisel yakni antara Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi.

"Kehadiran jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat (AD) dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi mobilitas warga,"sebut Kasad.

Kasad juga mengungkap bahwa TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Hingga saat ini telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan,sekolah, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap).

Menjelang Idul Fitri, TNI AD tetap fokus membantu penanggulangan dampak bencana melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda. Jika infrastruktur yang telah dibangun kembali rusak akibat banjir besar atau bencana lainnya, TNI AD siap membantu membangun kembali.

"Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan," ungkap Kasad.

Hingga saat ini TNI AD telah menyelesaikan 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.

Terpisah Danyon Zipur 1/DD Letkol Czi Andri Prasetyo Wibowo.S.HUB.Int,menyampaikan pembangunan jembatan dinyatakan selesai 100 persen dan siap digunakan untuk mendukung kelancaran mobilitas serta aktivitas masyarakat di wilayah perbatasan kedua desa.

"Kami dari Satgas Gulbencal Kodam I/BB (TNI AD) akan terus hadir membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam percepatan pemulihan infrastruktur, khususnya di wilayah yang terdampak bencana, sebagai wujud pengabdian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat/"sebut Danyon.


Editor
: Jalaluddin Lase

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Perkuat Infrastruktur Desa, Brimob Sumut Lakukan Perbaikan Jembatan Gotting

Nasional

Tuntas 100 Persen, Kodim 0205/TK Bersama Yonif 904/GM dan Warga Rampungkan Jembatan Armco di Karo

Nasional

Perlancar Mobilitas Warga Pasar Rawa, Pembangunan Jembatan TMMD 128 Meningkatkan Perekonomian

Nasional

Sinergi TNI dan Rakyat Percepat Pembangunan Kembali Jembatan Aramco di Desa Bair

Nasional

Program Unggulan KASAD Menyentuh Warga Desa Pasar Rawa Gebang

Nasional

Kodim 0209/Labuhanbatu Tuntaskan Pembangunan Jembatan di Desa Sukarame Baru