Pertemuan Dengan Forkopimda, Menko Polkam: Semua Pekerjaan Kita Ujungnya adalah Mensejahterakan Rakyat

Khairuddin Tanjung - Senin, 16 Maret 2026 18:10 WIB
Menkopolkam Saat Kunker ke Kodam I/BB Medan. Minggu (15/3/2026). ( Humas Kemenko Polkam RI )
Medan,asatupro.com-Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menekankan pentingnya kekompakan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjalankan tugas pemerintahan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam dalam kegiatan "Silaturahmi Menko Polkam Bersama Forkopimda, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat Provinsi Sumatera Utara" diselenggarakan di Markas Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Medan, Minggu (15/3/2026).

Dalam arahannya, Menko Polkam menegaskan setiap kebijakan pemerintah diambil dengan penuh pertimbangan, terutama berkaitan kepentingan masyarakat."Berbagai isu itu semua dipikirkan oleh kita. Tidak gegabah kita mengambil keputusan, karena ini adalah masalah kehidupan bangsa," ujar Menko Polkam.

Terkait libur Hari Raya, Menko Djamari juga memastikan pemerintah telah mempersiapkan berbagai kebutuhan masyarakat menjelang arus mudik, termasuk ketersediaan bahan pokok. "Pasokan sembako ada semua. Jadi jangan ragu soal minyak dan kebutuhan lainnya. Tolong sampaikan kepada masyarakat agar tidak khawatir, semuanya tersedia seperti biasa," katanya.

Menko Polkam menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan dan program pemerintah daerah sangat ditentukan oleh soliditas para pemimpin daerah.

"Ingat, semua pekerjaan kita ujungnya adalah mensejahterakan rakyat. Kalau Forkopimdanya tidak kompak, mustahil pemerintah daerah bisa menjalankan program kerjanya untuk kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi. "Begitu kita berada pada posisi sebagai pemimpin, satu tugas kita adalah mensejahterakan rakyat. Kalau ada pemimpin yang masih menghitung kepentingan dirinya dibandingkan dengan kepentingan rakyatnya, dia salah menjadi pemimpin," ujarnya.

Menko Polkam juga menyoroti tantangan di era digital yang ditandai dengan maraknya penyebaran informasi tidak benar di ruang digital.

"Di medan digital ini ada tiga hal yang harus kita waspadai,yaitu disinformasi, fitnah, dan kebencian. Jangan sampai kita ikut memperlebar penyebaran informasi yang tidak benar," tegasnya.

Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar dalam bidang teknologi informasi yang perlu diarahkan untuk mendukung upaya menjaga stabilitas dan ketahanan informasi."Anak-anak muda kita hebat dalam teknologi informasi. Potensi ini perlu dibina agar bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif bagi bangsa," tambahnya.

Menutup arahannya, Menko Polkam mengajak seluruh unsur pimpinan daerah dan masyarakat untuk terus bekerja bersama dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah, termasuk penanganan bencana yang masih berlangsung di wilayah Sumatera Utara.

"Kita berkumpul di sini karena rakyat membutuhkan kita. Curahkan seluruh perhatian kita untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.

Dalam kegiatan ini,hadir Wakil Gubernur Sumatera Utara ,Surya, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Ketua DPRD, KaBINDA Sumut dan Walikota Medan. Sementara dari Kemenko Polkam, turut mendampingi Sekretaris Kemenko Polkam, Letjen TNI Mochammad Hasan; para deputi, dan staf khusus Menko Polkam.**

Editor
: Jalaluddin Lase

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Pekerjaan Peningkatan Jalan Penghubung Antar Dusun di Desa Pasar Rawa Terus Dikebut, Ini Hasilnya

Nasional

Pekerjaan Fisik TMMD 128 Kodim 0203/Lkt Terus Dikebut,Hasilnya Sudah Kelihatan

Nasional

Putra Brastagi Jhonson Sinulingga Bangun Ratusan Rumah Type 36 di Limau Mungkur Untuk Masyarakat

Nasional

Semua SPBU di Kota Banda Aceh Diwarnai Antrian Panjang, Serbu Pembelian BBM

Nasional

Polres Tanah Karo Ungkap Ladang Ganja di Desa Cinta Rakyat, 33 Batang Pohon Disita dan Dimusnahkan

Nasional

Diduga Abaikan K3, Proyek Rehabilitasi Madrasah Senilai Rp28,9 Miliar di Dairi Disorot Media dan LSM