Jakarta,asatupro.com-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 800 perwira tinggi (pati) serta perwira menengah TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Pertemuan penting ini digelar untuk memberikan taklimat langsung terkait arah kebijakan pertahanan, keamanan, serta sinergi strategis nasional.
Dalam arahannya, Kepala Negara secara tegas menekankan pentingnya menjaga kekompakan, integritas, serta kesiapsiagaan operasional yang tinggi di tengah dinamika global maupun nasional yang kian kompleks.
Poin Utama Taklimat Presiden Prabowo:
Menyamakan Visi Kebangsaan: Presiden memaparkan kondisi geopolitik serta tantangan besar yang tengah dihadapi oleh bangsa dan negara Indonesia saat ini.
Menghindari Ego Sektoral: Kepala Negara menginstruksikan agar seluruh jajaran TNI dan Polri dapat terus memperkuat soliditas, bekerja sama secara terpadu, serta menghilangkan sekat-sekat ego sektoral demi kepentingan rakyat.
Pengamanan Kekayaan Alam: Para prajurit diminta untuk turut aktif mengawal dan mengamankan sumber daya alam (SDA) serta kekayaan nasional Indonesia.
Kesiapsiagaan Operasional: Jajaran pimpinan militer dan kepolisian diinstruksikan untuk senantiasa siaga dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman hibrida, siber, maupun gangguan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Respon Pimpinan TNI dan Polri
Acara pengarahan yang berlangsung secara tertutup ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan laporan resmi dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa arahan Presiden menjadi pedoman krusial bagi jajarannya dalam menghadapi tantangan lingkungan strategis yang semakin kompleks, termasuk ancaman di bidang siber dan informasi.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa institusi Kepolisian siap mengawal dan mendukung penuh seluruh program prioritas pemerintah, khususnya dalam penegakan hukum, pemeliharaan kamtibmas, serta perlindungan masyarakat dari pusat hingga daerah.
Melalui konsolidasi skala besar ini, pemerintah berharap sinergi antara TNI dan Polri semakin solid sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas nasional.