Jakarta,asatupro.com-Presiden Republik Indonesia
Prabowo Subianto secara resmi meresmikan pembentukan enam Komando Daerah Militer (
Kodam) baru beserta ratusan satuan strategis lainnya di lingkungan
TNI. Peresmian ini dilakukan di sela-sela Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81
TNI yang diselenggarakan di Markas Besar (Mabes)
TNI, Cilangkap,
Jakarta Timur.
Langkah penambahan struktur komando teritorial ini dilakukan guna memperkuat lini pertahanan negara serta merespons dinamika ancaman keamanan yang kian meluas di berbagai wilayah nusantara.
Daftar 6 Kodam Baru Beserta Wilayah Teritorial dan Pangdamnya
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga melantik dan menyerahkan tongkat komando secara langsung kepada enam perwira tinggi (Pati) bintang dua yang dipercaya mengemban jabatan sebagai Panglima Kodam (Pangdam) baru:
Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah,
Wilayah Teritorial: Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),
Pangdam: Mayjen
TNI Rionardo (Lulusan Akmil 1994, sebelumnya menjabat sebagai Kapusdatin/Staf Ahli Menhan)
Kodam XXVI/Mataram,
Wilayah Teritorial: Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya,
Pangdam: Mayjen
TNI Drajad Brima Yoga (Lulusan Akmil 1992, sebelumnya menjabat Asintel KSAD)
Kodam XXVI/Mataram,
Wilayah Teritorial: Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya,
Pangdam: Mayjen TNI Drajad Brima Yoga (Lulusan Akmil 1992, sebelumnya menjabat Asintel KSAD)
Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha,
Wilayah Teritorial: Provinsi Maluku Utara (Malut),
Pangdam: Mayjen TNI Nefra Firdaus (Lulusan Akmil 1992, eks Kasdam XV/Pattimura dan Kadispenad)
Kodam XXIX/Mambruk,
Wilayah Teritorial: Provinsi Papua Tengah,
Pangdam: Mayjen
TNI Aminton Manurung (Lulusan Akmil 1994, sebelumnya menjabat sebagai Asops KSAD)
Kodam XXX/Rinambora (atau Rinombara),
Wilayah Teritorial: Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB),
Pangdam: Mayjen
TNI Edi Saputra (Lulusan Akmil 1994, sebelumnya menjabat Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Geografi Lemhanas)
Total 204 Satuan Baru di Lingkungan TNI
Selain meresmikan enam Kodam baru di bawah matra TNI Angkatan Darat, Presiden Prabowo secara keseluruhan mengesahkan pembentukan 204 satuan baru di tubuh Tentara Nasional Indonesia.
Penambahan ini mencakup pembangunan batalyon teritorial baru, satuan bantuan tempur (kavaleri, artileri medan, hingga pertahanan udara), serta penguatan pangkalan di berbagai wilayah strategis terluar dan perbatasan demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).