Medan,asatupro.com-Kesempatan bergabung menjadi prajurit TNI Angkatan Darat kembali terbuka. TNI AD resmi membuka penerimaan Bintara Prajurit Karier (PK) Gelombang I Tahun Anggaran 2027.
Pendaftaran telah dibuka sejak 1 Oktober 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 Januari 2027. Proses pendaftaran dapat diakses secara daring (online) maupun langsung (offline).
Informasi ini menjadi peluang besar bagi putra-putri terbaik bangsa yang ingin meniti karier sebagai prajurit TNI AD. Namun, calon peserta diimbau memperhatikan tahapan dan batas waktu pendaftaran agar tidak kehilangan kesempatan.
Berdasarkan informasi resmi, proses penerimaan diawali dengan pendaftaran online maupun offline mulai 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027.
Setelah mendaftar, calon peserta wajib mengikuti tahapan validasi yang berlangsung sampai 15 Januari 2027. Sementara itu, pelaksanaan seleksi dijadwalkan mulai 15 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.
Bagi masyarakat Sumatera Utara yang memilih mendaftar secara langsung, panitia menyediakan tujuh lokasi pelayanan, yakni:
1. Ajendam I/Bukit Barisan di Medan2. Kodim 0205/Tanah Karo3. Ajenrem 023/Kawal Samudera di Sibolga4. Ajenrem 022/Pantai Timur di Pematangsiantar5. Kodim 0209/Labuhan Batu di Rantauprapat6. Kodim 0212/Tapanuli Selatan di Padangsidimpuan7. Kodim 0213/Nias di Gunungsitoli
Calon peserta juga dapat memperoleh informasi melalui Babinsa di wilayah masing-masing atau menghubungi Call Center Spersdam di nomor 08217810062.
Untuk pendaftaran daring, masyarakat dapat mengakses situs resmi rekrutmen TNI AD melalui https://ad.rekrutmen-tni.mil.id.
Salah satu poin penting yang perlu menjadi perhatian calon peserta adalah ketentuan biaya. Panitia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan tidak dipungut biaya apapun.
"Pendaftaran penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 gratis atau tanpa dipungut biaya," demikian penegasan dalam informasi penerimaan tersebut.
Selain itu, ada kabar baik bagi calon peserta dari luar daerah. Pendaftar tidak dibatasi berdasarkan wilayah penerbitan KTP. Artinya, pendaftar dapat menggunakan KTP dari wilayah mana saja, sehingga kesempatan ini terbuka luas bagi masyarakat dari berbagai daerah.
Meski jadwal pendaftaran masih cukup panjang, calon peserta diminta tidak menunda. Pasalnya, pendaftaran online maupun offline serta validasi dapat ditutup sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya apabila kuota telah terpenuhi.
Oleh karena itu, calon peserta disarankan segera memeriksa persyaratan resmi dan menyelesaikan proses administrasi melalui jalur resmi untuk menghindari penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen TNI AD. (Red/Tim)