KSPA, Menunggu 100 Hari Kerja Pejabat Eselon II Pemda Aceh

Jalaluddin Lase - Rabu, 04 Maret 2026 16:12 WIB
Koordinator KSPA Azwar Umri
Aceh,asatupro.com-Waktu berjalan cepat, namun berbagai persoalan di Aceh belum juga terpecahkan. Dampak banjir bandang dan longsor masih menyisakan luka di sejumlah wilayah. Di sisi lain, persoalan klasik kembali mencuat: Aceh masih tercatat sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Pulau Sumatera.

Memasuki hari ke-15 Ramadhan, masyarakat kembali dihadapkan pada kenyataan bahwa persoalan lama belum usai, sementara tantangan baru terus bermunculan. Kondisi ini menjadi perhatian serius Komunitas Sahabat Peduli Aceh (KSPA).

Dalam pers rilis yang dikirim dari Sumatera Barat Padang Rabu (4/3/2026), Koordinator KSPA Azwar Umri menyoroti para pimpinan eselon II yang baru saja dilantik oleh Gubernur Aceh, Mualem. Menurutnya, para pejabat tersebut harus segera membuktikan kinerja terbaiknya kepada publik.

"Seratus hari pertama adalah momentum pembuktian. Harus jelas apa yang ingin dikerjakan, apa prioritasnya, dan bagaimana dampaknya bagi rakyat," tegas Azwar.

Ia menekankan, setiap Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) mesti memiliki arah yang terukur. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), misalnya, harus menghadirkan peta jalan (roadmap) pembangunan yang konkret dan solutif. Dinas Pendidikan dituntut mampu meningkatkan kualitas guru dan mutu pembelajaran bagi anak didik.

Begitu pula sektor ekonomi kerakyatan. UMKM dan Koperasi Merah Putih, lanjutnya, harus benar-benar diperkuat sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Para pimpinan terpilih diharapkan mampu menyampaikan secara terbuka capaian 100 hari kerja mereka kepada masyarakat.


Editor
: Jalaluddin Lase

Tag:

Berita Terkait

Nusantara

Tangis Masyarakat Pecah, KSPA dan Ikatan Cut Putroe Bangsawan Hadir Menyapa Luka Beutong

Nusantara

Bupati Toba Lantik Empat Pejabat Eselon II, Tegaskan Akan Selalu Evaluasi Kinerja Para Pejabat