Pematangsiantar,asatupro.com-Panitia Lomba Cerdas Cermat (LCC) KPKM RI Tahun V 2026 se-CABDISDIK Wilayah VI resmi memperkenalkan profil dewan juri yang akan bertugas dalam pelaksanaan perlombaan. Kehadiran dewan juri dengan latar belakang akademik dan pengalaman profesional yang mumpuni diharapkan mampu menjaga objektivitas, kualitas penilaian, serta integritas selama kompetisi berlangsung.
Salah satu dewan juri yang dipercaya dalam pelaksanaan LCCKPKM RI Tahun V 2026 adalah Tomson Sabungan Silalahi, M.Pd. Beliau lahir di Siantar pada 20 Maret 1988. Menempuh pendidikan Sarjana (S1) Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Simalungun dan melanjutkan pendidikan Magister (S2) Pendidikan Bahasa di Universitas Negeri Jakarta.
Saat ini Tomson Sabungan Silalahi berprofesi sebagai Guru Tetap di SMP Cinta Rakyat 2 Pematangsiantar. Dengan pengalaman sebagai tenaga pendidik Bahasa Inggris, beliau dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman dalam bidang pendidikan yang akan mendukung proses penilaian secara objektif.
Dewan juri berikutnya adalah Donni Andreas Nainggolan, M.Pd. yang lahir di Tebing Tinggi pada 10 Desember 1997. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Pendidikan Matematika dan Magister (S2) Pendidikan Matematika di Universitas Negeri Medan.
Saat ini Donni Andreas Nainggolan merupakan Dosen Tetap Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar pada Program Studi Matematika FMIPA. Selain aktif di dunia akademik, ia juga memiliki pengalaman sebagai guru, tutor, serta pengelola kelas privat pendidikan.
Selain kedua nama tersebut, panitia juga mempercayakan posisi dewan juri kepada Dr. Asister Fernando Siagian, M.Pd. yang lahir di Siboras pada 15 Maret 1985. Beliau memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang sains dan pendidikan.
Dr. Asister Fernando Siagian menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Pendidikan Fisika di Universitas HKBP Nommensen, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) Pendidikan Fisika di Universitas Negeri Medan. Tidak berhenti sampai di sana, beliau berhasil meraih gelar Doktor (S3) Pendidikan Sains dari Universitas Negeri Surabaya.
Saat ini Dr. Asister Fernando Siagian menjabat sebagai Dosen Tetap Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar pada Program Studi Pendidikan IPA. Dengan pengalaman akademik hingga jenjang doktoral serta kiprah di dunia pendidikan tinggi, kehadirannya diharapkan mampu memperkuat kualitas penilaian dan menjaga profesionalitas selama kompetisi berlangsung.
Panitia LCCKPKM RI Tahun V 2026 menyampaikan bahwa penunjukan dewan juri dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, serta rekam jejak di bidang pendidikan. Kehadiran dewan juri yang berasal dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat menciptakan sistem penilaian yang profesional, objektif, transparan, dan berkualitas.
Melalui kompetisi ini, KPKM RI tidak hanya menghadirkan ruang persaingan akademik, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, kritis, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi dalam dunia pendidikan.
Laporan : Bobby sihite