Denpasar,asatupro.com-Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Dhyana Pura (Undhira) melaksanakan program bertajuk "Smart Catering UMKM: Integrasi Inovasi Produksi, Pengemasan, Pemasaran Digital, dan Pengelolaan Limbah Berbasis Zero Waste di UD. Lelli Sporty." Program ini merupakan bagian dari Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya saing UMKM sektor katering melalui penerapan inovasi yang terintegrasi, mulai dari sistem produksi, pengemasan, pemasaran digital, hingga pengelolaan limbah berbasis prinsip zero waste.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama Juli–Agustus 2026 di UD. Lelli Sporty, yang berlokasi di Jalan WR. Supratman No. 139B, Denpasar, Bali.
Tim PKM diketuai oleh Ni Putu Eny Sulistyadewi, S.Gz., M.Si., Dietisien, dengan anggota I Gede Pramana Ade Saputra, S.Kom., M.Kom., dan I Made Gde Sudyadnyana Sandhika, S.Si., M.Si. Program ini juga melibatkan tiga mahasiswa, yakni Natasya Tiara Dedo (Program Studi Gizi), Ni Wayan Seila Aprodita (Program Studi Biologi), dan Silvester Tirta Yoga (Program Studi Teknik Informatika).
Ketua Tim PKM, Ni Putu Eny Sulistyadewi, menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku UMKM katering, seperti belum optimalnya standar produksi, penggunaan kemasan yang kurang ramah lingkungan, keterbatasan pemasaran digital, serta pengelolaan limbah yang belum terintegrasi.
"Kami ingin mendorong UMKM tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki sistem produksi yang terstandar, pemasaran digital yang lebih luas, serta pengelolaan limbah yang mendukung prinsip keberlanjutan. Harapannya, daya saing usaha meningkat tanpa mengabaikan aspek keamanan pangan dan kelestarian lingkungan," ujarnya.
Selama program berlangsung, tim memberikan pelatihan dan pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) produksi, penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), penyusunan standar resep dan standar porsi, penataan alur produksi, hingga penerapan higiene dan sanitasi pangan. Pendampingan tersebut diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih konsisten, aman, dan berkualitas.
Di bidang pengemasan, Tim PKM memperkenalkan penggunaan eco-packaging yang aman bagi pangan sekaligus lebih ramah lingkungan. Mitra juga mendapatkan pendampingan dalam pengembangan desain label produk serta identitas merek untuk meningkatkan nilai jual dan memperkuat kepercayaan konsumen.
Transformasi digital menjadi salah satu fokus utama program. Tim mengembangkan katalog menu berbasis website yang berfungsi sebagai media promosi sekaligus pemesanan produk secara daring. Selain itu, pelaku UMKM juga memperoleh pendampingan dalam optimalisasi media sosial sebagai sarana pemasaran sehingga jangkauan promosi menjadi lebih luas.
Tak hanya meningkatkan aspek produksi dan pemasaran, program ini juga mengedepankan pengelolaan limbah berbasis zero waste. Melalui edukasi dan praktik langsung, mitra diajak melakukan pemilahan limbah organik dan anorganik, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memanfaatkan limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan usaha katering yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan. Peningkatan tersebut terlihat pada pemahaman mengenai higiene sanitasi pangan, penerapan SOP produksi, penggunaan kemasan ramah lingkungan, pemasaran digital, hingga pengelolaan limbah berbasis zero waste.
Pemilik UD. Lelli Sporty, Lelli Rahmawati Dewi, mengaku merasakan manfaat nyata dari program pendampingan tersebut.
"Pendampingan ini memberikan banyak perubahan bagi usaha kami. Kini proses produksi menjadi lebih teratur, kemasan produk lebih menarik, pemasaran semakin luas melalui media digital, dan kami juga lebih memahami pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan," katanya.
Melalui program Smart Catering UMKM, Tim PKMUniversitas Dhyana Pura berharap model pendampingan ini dapat menjadi contoh pengembangan UMKM pangan yang mengintegrasikan inovasi produksi, digitalisasi usaha, dan keberlanjutan lingkungan.
Sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya usaha pangan yang kompetitif, aman, dan berkelanjutan.
Tim PKM juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atas dukungan pendanaan Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Universitas Dhyana Pura, UD. Lelli Sporty, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.