Medan,asatupro.com-Aksi kejahatan jalanan kembali menggemparkan warga Kecamatan Medan Labuhan. Kali ini, peristiwa pembegalan brutal terjadi di kawasan
Marelan, tak jauh dari wilayah hukum Polsek Medan Labuhan. Seorang warga menjadi korban setelah diserang dan dibacok oleh pelaku saat melintas di lokasi kejadian. Kamis pagi 16 April 2026 sekira pukul 08:00 WIB.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban baru saja pulang mengantar anak sekolah sebelum akhirnya dihadang oleh pelaku di kawasan Jalan Ileng, Gang Mushola, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan.
Tanpa banyak kata, pelaku langsung melakukan aksi kekerasan hingga korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam.Peristiwa ini sontak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Warga menilai, lokasi kejadian yang tidak jauh dari kantor kepolisian seharusnya menjadi kawasan yang aman dari aksi kriminalitas.
Menanggapi kejadian tersebut, praktisi hukum Helmax Alex Sebastian Tampubolon, SH, MH yang juga Direktur Utama LBH Cakra Keadilan dan Founder HASTA Law Office, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja aparat penegak hukum.
Menurutnya, maraknya aksi begal di wilayah tersebut menjadi indikator lemahnya pengawasan dan patroli rutin dari pihak kepolisian.
"Ini sangat memprihatinkan.Lokasi kejadian tidak jauh dari Polsek, namun pelaku kejahatan masih leluasa beraksi secara brutal. Ini harus menjadi evaluasi serius bagi aparat kepolisian," tegas Helmax.
Ia juga mendesak pihak kepolisian untuk segera mengungkap pelaku dan meningkatkan intensitas patroli, khususnya di titik-titik rawan kejahatan.
Lebih lanjut, Helmax menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Jika kondisi ini terus dibiarkan, kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum bisa semakin menurun. Jangan sampai hukum terlihat tumpul ke bawah dan kehilangan wibawa di mata masyarakat," tambahnya.
Warga sekitar berharap pihak kepolisian segera bertindak cepat dan tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan pelaku.**