Nagan Raya,asatupro.com-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh melaksanakan pemusnahan ladang ganja seluas pm 12 hektare di kawasan Alue Jring, Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (15/8/2026).
Pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., bersama personel BNNP Aceh yang didukung oleh personel Polres Nagan Raya dan Pos Pol Beutong Ateuh Banggalang.
Poin Utama Operasi:
Lokasi: Kawasan Alue Jring, Desa Blang Meurandeh, Kec. Beutong Ateuh Banggalang, Kab.
Nagan Raya.Luas Lahan: 12 hektare (pada ketinggian pm 1.800 meter di atas permukaan laut).Jumlah Temuan: 30.000 batang tanaman ganja (Tinggi 1,5 hingga 3,5 meter, usia sekitar 4 bulan).Waktu Eksekusi: Pukul 13.00 WIB hingga 18.00 WIB (Dicabut dan dimusnahkan dengan cara dibakar di lokasi).
Kepala BNNP Aceh menegaskan bahwa pemusnahan ladang ganja ini merupakan langkah strategis untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkotika dari hulu.
"Pemusnahan ladang ganja ini kami persembahkan sebagai kado kemerdekaan bagi Indonesia. Kemerdekaan harus kita isi dengan aksi nyata untuk melindungi masyarakat dan generasi bangsa dari ancaman narkotika," ujar Dedy Tabrani.
Menurut Dedy, tindakan tegas ini merupakan wujud nyata semangat War on Drugs serta komitmen BNNP Aceh dalam memperkuat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap jajaran BNNP Aceh atas pengungkapan dan pemusnahan ladang ganja tersebut sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat.
Dedy menambahkan, langkah ini tidak hanya sekadar memusnahkan tanaman ilegal, tetapi juga menyelamatkan jutaan anak bangsa dari potensi ancaman penyalahgunaan narkotika.
Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BNNP Aceh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat War on Drugs demi mewujudkan Aceh dan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). Bravo!