Dairi,asatupro.com—Duka mendalam menyelimuti Kabupaten Dairi. Kebakaran hebat melanda satu unit rumah yang berada di belakang Penginapan Cendrawasih, Batang Beruh Kecamatan Sidikalang, Jumat (hari ini) sekitar pukul 12.30 WIB. Seorang anak Laki-laki berusia 4,5 tahun menjadi korban dan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Informasi yang dihimpun dari lokasi, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong ditinggal orang tuanya. Sang ibu pergi berjualan, sementara sang ayah pergi melaksanakan Sholat Jumat.
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang mendapat laporan langsung bergerak cepat ke lokasi dibantu TNI, Polri dan warga sekitar untuk melakukan pemadaman.
Di tengah upaya pemadaman, petugas dikejutkan dengan informasi bahwa ada seorang anak kecil yang masih tertinggal di dalam rumah yang terbakar.
Mendengar informasi tersebut, petugas Damkar, TNI, Polri bersama warga berupaya melakukan penyelamatan dengan memecahkan tembok menggunakan kayu broti untuk bisa masuk ke dalam rumah yang sudah terkepung api.
"Petugas sudah berusaha maksimal, tembok dijebol pakai kayu broti karena pintu tidak bisa diakses, api sudah besar," ujar salah seorang warga di lokasi.
Namun takdir berkata lain. Setelah berhasil masuk, anak tersebut ditemukan dalam kondisi kritis. Untuk memastikan kondisinya, petugas langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. Namun nyawanya tidak terselamatkan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah karena seluruh bangunan ludes terbakar.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak meninggalkan anak kecil sendirian di rumah tanpa pengawasan orang dewasa dan memastikan kompor serta instalasi listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.