Bireuen,asatupro.com-Pengusaha pembibitan benur asal Kabupaten Bireuen,
Herizal, melalui pihak keluarga menyampaikan klarifikasi serta permohonan maaf secara terbuka kepada publik. Permohonan maaf ini disampaikan berkaitan dengan dinamika penanganan kasus hukum yang tengah bergulir di Polres Bireuen.Klarifikasi dan permohonan maaf tersebut disampaikan langsung oleh istri
Herizal yang mewakili pihak keluarga."Saya, selaku istri sekaligus mewakili pihak keluarga
Herizal, menyampaikan klarifikasi atas pemberitaan yang beredar mengenai perkara yang sedang dialami suami saya di Polres Bireuen. Kami menyadari bahwa pemberitaan maupun pernyataan yang disampaikan sebelumnya telah menimbulkan kesan negatif, serta mencemarkan nama baik dan kenyamanan institusi kepolisian, khususnya Kapolres Bireuen,
Kasat Reskrim, beserta jajaran," ujar istri
Herizal dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).Pihak keluarga menegaskan bahwa mereka memiliki komitmen penuh untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Selain itu, keluarga menyatakan akan bersikap kooperatif dalam menghadapi setiap tahapan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku."Melalui kesempatan ini, saya atas nama keluarga besar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Bireuen beserta seluruh jajaran atas dinamika pemberitaan maupun pernyataan sebelumnya yang sempat menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan di lingkungan Polres Bireuen. Kami menghormati proses penegakan hukum yang berjalan dan siap kooperatif sesuai koridor hukum," tambahnya.Sebelumnya, kasus yang melibatkan pengusaha pembibitan benur ini sempat menjadi sorotan publik setelah pihak keluarga melontarkan sejumlah kritik terkait proses penetapan tersangka. Dengan adanya klarifikasi dan permohonan maaf terbuka ini, pihak keluarga berharap penegakan hukum dapat berjalan secara objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak.