Medan, asatupro.com – Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) bersama PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) telah mengumumkan peluncuran serial video edukatif bertajuk "Sawitflix" di Medan, Senin (21/10/2024).
Kegiatan ini, seperti keterangan resmi yang diterima asatupro.com, Selasa (22/10/1024), dihadiri oleh sekitar 150 peserta, termasuk perwakilan pemerintah, pegiat industri kelapa sawit, akademisi, serta pekebun.
Kegiatan dimulai dengan sosialisasi pedoman penerapan sertifikasi Minyak Sawit Berkelanjutan Indonesia atau Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk para pekebun.
Sosialisasi itu menghadirkan sejumlah narasumber berkelas dari Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) yang diwakili oleh Ratna Sariati.
Perlu diketahui kalau Ratna Sariati saat ini menduduki posisi sebagai Ketua Tim Kerja Penerapan dan Pengawasan Mutu Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma di Ditjenbun.
Selanjutnya hadir pula utusan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Sumatera Utara (Provsu), yaitu yang diwakili oleh Indra Gunawan Girsan, STP MMA, dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Dr Rino Afrino.
Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan panduan lengkap tentang penerapan ISPO bagi para pekebun kelapa sawit di Indonesia.
Beberapa tantangan yang dihadapi oleh para pekebun dalam mencapai sertifikasi ISPO diuraikan dalam pertemuan itu, seperti, pertama, biaya sertifikasi yang cukup tinggi.
Terutama untuk memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan, meskipun bantuan biaya sertifikasi bisa diperoleh dari sejumlah sumber dana seperti dari BPDPKS, APBD, dan sumber lainnya.
Kemudian, masih banyak rintangan yang dihadapi oleh para pekebun untuk akses pembiayaan tersebut.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="PT RPN " target="_blank"></a>