Jakarta, asatupro.com - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agribisnis
UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sebuah forum diskusi kelapa sawit yang dilakukan dalam rangka memeringati
Hari Pangan Sedunia atau World Food Day yang setiap tahun jatuh pada tanggal 16 Oktober.
Diskusi sawit yang digelar d Jakarta, Jumat (25/10/2024), itu dikerjasamakan dengan Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Diskusi tersebut, seperti keterangan resmi yang diterima asatupro.com, Selasa (29/10/2024), dilakukan dengan cara diseminasi atau bedah buku bertajuk "Mitos Vs Fakta Sawit: Industri Minyak Sawit Indonesia dalam Isu Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Global' edisi keempat.
Membuka seminar bedah buku, Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Ali Munhanif MA PhD, mengungkapkan bahwa seminar bedah buku ini harus dijadikan momentum bagi para mahasiswa.
Terutama, kata Ali Munhanif, untuk mengenal lebih dalam minyak sawit yang berkontribusi pada ketahanan pangan hingga perekonomian baik di level daerah, nasional, maupun global.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal, menyampaikan sebuah pidato kunci atau keynote speech terkait pentingnya minyak sawit dalam ketahanan pangan nasional.
Achmad Maulizal mengatakan, berbagai produk pangan berbasis atau mengandung minyak sawit seperti minyak goreng, margarin, shortening, ice cream, creamer, cokelat, biskuit, roti, mie instan, hingga susu formula.
Semua itu, kata dia, dapat dengan mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat dari mulai di pelosok desa, daerah, nasional, hingga dunia.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="Liputan" target="_blank"></a>