Jakarta, asatupro.com - Tidak sekadar turun biasa, melainkan kompak anjlok. Itulah hasil tender terhadap dua produk turunan kelapa sawit yang diselenggarakan oleh PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) untuk periode Rabu, 20 November 2024.
Berdasarkan kabar yang diperoleh oleh asatupro.com, dua produk turunan kelapa sawit yang dimaksud adalah minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan minyak inti sawit mentah atau crude palm kernel oil (CPKO).
Untuk CPO, tender PT KPBN menunjukan adanya penurunan sebesar Rp 90 per kilogram (Kg) dari hasil tender periode sehari sebelumnya, Selasa (19/11/2024), yang saat itu harganya tercatat sebesar Rp 15.365 per Kg.
Penurunan harga tersebut tercatat untuk semua wilayah stok CPO yang ditenderkan, minus di dua pelabuhan yang berada di dua provinsi bertetangga yang kembali tak terlihat dalam tender kali ini.
Keduanya yaitu Pelabuhan Belawan di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), serta Pelabuhan Teluk Bayur di kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Untuk wilayah yang lainnya, yaitu Pelabuhan Dumai di Provinsi Riau, stok CPO milik Holding PTPN di Kwala Sawit, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumut, Pelabuhan Talang Duku di Provinsi Jambi, serta Pelabuhan Panjang di Provinsi Lampung.
Sementara itu untuk produk CPKO, tender di PT KPBN menunjukan adanya penurunan sebesar Rp 182 PE. kg untuk Pelabuhan Belawan, Sumut, dan Pelabuhan Panjang, Lampung.
Tetapi khusus Pelabuhan Belawan, hasil tender harga CPKO justru deal, tidak berakhir dengan withdraw (WD). Sebaliknya di Pelabuhan Panjang, tender harga CPKO justru berakhir dengan WD.
Tender kali ini menunjukan gambaran yang sama dengan proses tender sejak Jumat yang lalu, 15 November 2024, yaitu adanya fluktuasi yang tajam terhadap harta CPO dan CPKO.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="Liputan" target="_blank"></a>