Jakarta, asatupro.com -
Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia, sekaligus pemilik sumber tokotrienol alami terbesar dalam skala industri global.
Minyak sawit merah, khususnya virgin palm oil (VPO) dan virgin palm olein (VPOI), mengandung vitamin E yang didominasi oleh tokotrienol, dengan proporsi sekitar 60–80 persen dari total vitamin E.
Di samping itu, minyak sawit merah juga merupakan sumber beta-karoten terlarut lemak terbesar di dunia.
Melalui teknologi ekstraksi suhu rendah tanpa bahan kimia, kandungan fitonutrien alaminya dapat dipertahankan secara optimal, sehingga VPOI mampu mengandung beta-karoten minimum 1.500 ppm dan pada kondisi tertentu dapat melebihi 2.000 ppm.
Keunggulan Indonesia tidak hanya terletak pada besarnya volume produksi minyak sawit, tetapi juga pada kemampuannya menyediakan fitonutrien alami dalam jumlah besar dan berkelanjutan bagi dunia.
Kombinasi tokotrienol, tocopherol, beta-karoten, CoQ10, fitosterol, dan berbagai karotenoid alami menjadikan VPOI sebagai salah satu sumber nutrisi berbasis tumbuhan paling lengkap yang tersedia secara alami.
Ketersediaan bahan baku yang melimpah, dukungan iklim tropis, serta kapasitas industri yang besar memberikan Indonesia keunggulan yang sulit ditandingi oleh negara lain.
Beta-karoten dan tokotrienol bukan sekadar memberikan warna merah-oranye yang khas pada minyak sawit merah. Keduanya merupakan fitonutrien lipofilik yang secara alami diserap bersama lemak makanan.
Sumber
: <a href="Artikel" target="_blank"></a>