Suka Makmue, asatupro.com - Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang diproduksi dari kebun para petani swadaya di Kabupaten
Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengalami penguatan belakangan ini.
"Saya merasa kinerja pemerintah kabupaten (Pemkab) Nagan Raya di bawah kepemimpinan Bupati Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H layak diapresiasi terkait menguatnya harga TBS kami," kata Yuslan Thamrin kepada para wartawan melalui telepon, Selasa (14/7/2026).
Petani sawit swadaya yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Nagan Raya ini mengungkapkan bahwa Bupati TRK (nama panggilan akrab Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H) benar-benar mengefektifkan fungsi pengawasan Dinas Perkebunan Nagan Raya.
Dengan demikian, kata Yuslan Thamrin, dari sekitar 9 dari 13 perusahaan minyak kelapa sawit (PMKS) membeli harga TBS petani Nagan Raya dengan harga yang mendekati harga pasar.
"Situasi ini mendorong harga pembelian TBS di tingkat pedagang perantara juga menguat. Rata-rata harga TBS di PMKS ada di kisaran Rp 2.800-an per Kg. Nah, di tingkat pedagang perantara atau pengepul harga TBS kami di kisaran Rp 2.700-an per Kg," beber
Yuslan Thamrin.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>