Palembang, asatupro.com - Seru sekali pelatihan dan praktek budidaya perkebunan kelapa sawit yang diikuti oleh lebih seratus petani asal Kabupaten
Musi Rawas, Provinsi
Sumatera Selatan (Sumsel), yang diselenggarakan oleh
IPB Training mulai 18 Juli–2 Agustus 2026 di Beston Hotel, Palembang.
Bayangkan, seperti keterangan resmi yang diterima media, Rabu (5/8/2026), pelatihan yang didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) itu berlangsung di dua tempat.
Pertama, pelatihan bagi 128 pekebun itu berlangsung di Beston Hotel Palembang dan berisi berbagai teori dan menghadirkan para pembicara yang berkelas seperti Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Perkebunan (Disbun) Sumsel Herlan Kagami SP MSi, Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Musi Rawas Kgs. M. Effendi Fery S.STP MSi.
Lalu ada perwakilan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dr M Apuk Ismane yang juga Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan, serta perwakilan Ditjenbun.
Kedua, pelatihan digelar langsung di perkebunan kelapa sawit milik PTDutareka Mandiri yang terletak di Kabupaten Banyuasin hang berbatasan langsung dengan Palembang selaku ibukota Sumsel
Karena itu wajar kalau proses pelatihan berlangsung seru, karena IPB Training yakin agar penguasaan keterampilan teknis di lapangan menjadi faktor penting agar para pekebun mampu menerapkan praktik budidaya sawit yang tepat dan meningkatkan produktivitas kebun secara berkelanjutan.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2026 dan mengedepankan pendekatan learning by doing.
Artinya, IPB Training memadukan pembelajaran teori dengan praktik langsung agar setiap peserta mampu memahami sekaligus menerapkan teknik budidaya yang baik di kebun sawit masing-masing.
Dalam sambutannya, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pekebun merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat daya saing perkebunan kelapa sawit rakyat.
Mereka berharap pelatihan mampu mendorong pekebun untuk mengadopsi teknik budidaya yang lebih efektif, memanfaatkan teknologi secara tepat, serta menerapkan pengelolaan kebun sesuai standar yang direkomendasikan.
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>