Sei Rampah, asatupro.com - Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, sejumlah dosen dari Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan yang tergabung dalam sebuah tim mampu menciptakan dan meluncurkan alat pembersih brondolan sawit.
Dukungan pemerintah pusat tersebut disalurkan Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dengan menggunakan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).
Tim dari ITSI Medan itu merupakan sekumpulan dosen muda yang memiliki komitmen terhadap pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, termasuk untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Mereka adalah Hari Gunawan SST M.Agr selaku Ketua PKM, dengan dua anggota yakni Dr. Wardatul Husna Irham S.Si MPd. dan Mahyunis ST MT, dan teknologi yang mereka ciptakan dinamai BrondolanClean.
"Penciptaan BrondolanClean ini merupakan komitmen kami dari ITSI Medan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Hari Gunawan dalam keterangan resmi kepada pers, Minggu (16/8/2026).
Dia bilang, BrondolanClean sudah diperkenalkan ke kalangan petani sawit yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Makmur Sejahtera di Desa Tapak Meriah, Kecamatan Silinda, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), beberapa hari yang lalu.
Kegiatan tersebut, sambung Hari, mengusung tema "Penerapan Teknologi Tepat Guna Pembersih Brondolan Sawit untuk Peningkatan Pendapatan Petani dan Ketahanan Pangan Desa Tapak Meriah".
"Sekaligus sebagai pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menghadirkan inovasi teknologi yang mampu menjawab permasalahan nyata yang dihadapi petani kelapa sawit," ujar Hari kembali.
Editor
: Hendrik Hutabarat
Sumber
: <a href="Rilis" target="_blank"></a>